Fasilitas Lebih Eksklusif, Tarif Silver Bird Alphard Lebih Mahal dari Taksi Reguler

Silver Bird Alphard - oto.detik.comSilver Bird Alphard - oto.detik.com

Blue Bird dikenal sebagai salah satu penyedia taksi ternama di Indonesia. Tak hanya armada taksi biasa, Bluebird Group juga menawarkan layanan Silver Bird untuk memenuhi akan taksi yang lebih eksklusif. taksi eksekutif ini terkenal dengan hitamnya yang menghadirkan jenis kendaraan sedan dan van kelas atas. Ada beberapa armada yang digunakan Silver Bird, mulai dari Mercedes Benz, Toyota Alphard, hingga yang terbaru kendaraan Tesla. Tak heran jika Silver Bird lebih mahal dibandingkan taksi reguler Blue Bird.

Hingga saat ini kabarnya armada Silver Bird sudah mencapai 1.200 unit dan akan terus bertambah. Beberapa jenis atau tipe kendaraan yang masuk dalam layanan Silver Bird antara lain, Mercedes Benz C200 CGI & C230 elg & E200 CGI & E200 K, Toyota Vellfire, Toyota Alphard, dan Toyota Camry. Bulan Agustus 2019 lalu Blue Bird juga mengoperasikan armada baru bertenaga listrik, yakni Tesla X 75D untuk Silver Bird dan BYD E6 untuk taksi reguler.

Lalu berapa tarif atau argo yang dikenakan pada untuk menjajal mobil listrik Tesla tersebut? “Kalau untuk BYD tarif argonya sama dengan armada reguler Blue Bird yang sudah ada,” jelas Andri Nida, Humas PT Bluebird, Tbk, seperti dilansir Gridoto. Adapun argo layanan reguler Blue Bird adalah Rp6.500 untuk buka pintu dan tarif per kilometer (km) Rp4.100.

“Namun agak berbeda dengan Tesla yang tarif per kilometernya lebih mahal sekitar 20 persen dibandingkan dengan armada Silver Bird lainnya,” imbuh Andri. Adapun untuk armada Silver Bird yang sudah ada dikenai biaya Rp9.000, sedangkan untuk mobil listrik Tesla biayanya Rp11.000 per km.

Lain lagi dengan tarif argo buka pintunya. Unit mobil listrik Tesla rupanya mematok biaya yang relatif lebih mahal dari armada Silver Bird lainnya. “Seperti Alphard buka pintu kena Rp17.000, sedangkan Tesla Rp50.000,” beber Andri.

Direktur Blue Bird, Adrianto Djokosoetono mengungkapkan, meskipun secara tampilan hampir sama seperti kendaraan konvensional, rupanya sensasi naik taksi bertenaga listrik berbeda. Kendaraan listrik diklaim tidak ada suara bising dan tanpa getaran, sehingga diyakini dapat menambah kenyamanan konsumen di perjalanan.

Loading...