Tarif Mulai Rp 250 Ribuan, Travel Jakarta-Yogyakarta Jadi Alternatif di Tengah Mahalnya Tiket Pesawat

Travel Jakarta Jogja Armada Agung Trans TravelTravel Jakarta Jogja Armada Agung Trans Travel - www.tebarpesonatravel.com

Pilihan moda untuk berwisata atau mudik saat ini sudah semakin beragam. Para pelancong bisa memilih jalur darat, laut, maupun udara. Bagi yang menyukai jalur darat bisa memilih beberapa moda seperti bus, travel, maupun kereta api. Terutama di tengah mahalnya pesawat saat ini, berlibur lewat jalur darat seolah kembali menjadi primadona.

Meski memakan waktu yang lebih lama, harga atau biaya yang dikeluarkan untuk menempuh perjalanan darat memang relatif lebih murah jika naik travel atau shuttle bus. Sebagai contoh untuk perjalanan Jakarta- misalnya. Ada beberapa pilihan penyedia jasa travel yang bisa dipilih oleh masyarakat, mulai dari Golden Prima Travel, Bestrans Travel, hingga Agung Trans Travel.

Urusan , Agung Trans Travel mematok harga di angka Rp 250 ribu untuk penumpang kelas bisnis dengan malam hari pukul 19.00 WIB dan tiba di jam 09.00 WIB. Kemudian Golden Prima Travel juga menarik tarif Rp 250 ribu per orang untuk sekali jalan. Armada yang digunakan oleh Golden Prima bermacam-macam, seperti Luxio, Elf Long, APV, Toyota Hiace, hingga Innova.

Dan yang terakhir untuk Bestrans Travel melayani jurusan Jakarta-Jogja dan sebaliknya, Yogyakarta-Jakarta. Dibanding 2 travel yang telah disebutkan sebelumnya, tarif Bestrans Travel terpaut sedikit lebih mahal, yakni sekitar Rp 285 ribu per orang dengan rute via Bawen, Semarang, Kendal, Pekalongan, Pantura, Cikampek.

Berdasarkan data dari Asosiasi Travel Agent (Astindo), Kota Bali dan Jogja ternyata masih menjadi destinasi favorit para ketika momen libur panjang. “Rute favorit liburan dalam negeri masih Bali, Yogya, dan Belitung. Untuk luar negeri Jepang, Singapura, Hongkong, dan Korea,” ungkap Sekjen Astindo Pauline Suharno, Jumat (19/4/2019), seperti dilansir Liputan6.

Walau demikian, pihak Astindo rupanya juga masih mengeluhkan harga pesawat domestik yang masih tergolong mahal sampai saat ini. “Sayangnya harga pesawat domestik masih tinggi kalau tidak dimanfaatkan banyak orang untuk libur long weekend atau sekalian pulang kampung untuk nyoblos,” kata Pauline.

Loading...