Dibebankan ke Merchant, Berapa Tarif QRIS?

QRIS (QR Code Indonesian Standard) - jakartaglobe.idQRIS (QR Code Indonesian Standard) - jakartaglobe.id

JAKARTA – Pada pertengahan 2019 lalu, Bank Indonesia meluncurkan QRIS (QR Code Indonesian Standard), bertujuan agar penyedia dan (merchant) tidak perlu lagi memiliki QR Code berbeda dari berbagai penyelenggara . Bank sentral membebankan sebesar 0,7 persen kepada merchant, sedangkan untuk bidang pendidikan 0,6 persen dan untuk merchant SPBU 0,4 persen.

“Tarif MDR (Merchant Discount Rate) itu sudah kami standardisasi, porsinya kecil hanya 0,7%,” tutur Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi , Hamid Ponco Wibowo, dilansir Republika. “Kalau transaksinya Rp100 ribu, berarti (biaya MDR) untuk merchant hanya Rp700. Sementara, kalau konsumen, tidak ada beban.”

Sayangnya, meski pihak bank menilai tarif tersebut relatif rendah, tidak demikian dengan sejumlah pakar. Menurut Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira, tarif 0,7 persen masih terlalu tinggi. Dengan kondisi bisnis yang melambat, memungkinkan penjual membebankan tarif kepada konsumen melalui harga jual .

“Untuk mempercepat adaptasi QRIS, tarif transaksi sebaiknya dibuat lebih rendah dari yang sudah ditetapkan sekarang. Penurunan tarif ini dimaksudkan agar lebih banyak lagi pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), yang menggunakan layanan QRIS,” tutur Bhima. “Implementasi QRIS saat ini juga belum begitu efektif. Masih ada beberapa pemain yang melakukan penyesuaian dari sisi teknis.”

Meski demikian, melihat kenyataan di lapangan, menurut data Bank Indonesia, sejak dirilis pada Agustus 2019 lalu hingga awal tahun 2020, sudah ada sekitar 2 juta merchant yang menerima pembayaran dengan QRIS. Meskipun pasang tarif yang lebih rendah dibandingkan transaksi lain via mesin electronic data capture (EDC), Bank Indonesia mengklaim ini tak akan menjadi hambatan untuk mendukung implementasi.

“Biayanya sebenarnya relatif, karena metode pembayaran dengan QRIS juga tergolong baru, dan sisi lain justru implementasi QRIS lebih murah, karena penetrasi merchant akan lebih besar,” kata VP E-Channel PT Bank Indonesia Tbk., Fajar Kusuma Nugraha. “Saat ini, setidaknya ada 47.000 merchant BNI yang dapat menerima transaksi QRIS.”

Loading...