Lagunya Sedang Digemari, Segini Tarif Manggung Guyon Waton

Penampilan Guyon Waton di atas panggung (sumber: abadkini.com)Penampilan Guyon Waton di atas panggung (sumber: abadkini.com)

JAKARTA – Saat ini, penyanyi atau grup yang membawakan berbahasa dengan iringan pop memang sedang laris-larisnya. Nah, salah satu yang ketiban rezeki dari popularitas lagu dengan lirik bahasa Jawa adalah Guyon Waton, sebuah unit yang pertama kali terkenal lewat media sosial. Cuma mendapatkan makanan saat awal-awal tampil, saat ini Guyon Waton bisa mencapai angka puluhan juta sekali manggung.

Dikutip dari Jawa Pos, terbentuk pada tahun 2015, Guyon Waton awalnya cuma iseng-iseng bikin cover lagu pop atau dangdut Jawa untuk ‘ngegombal’. Kemudian, grup yang terdiri dari enam personel itu mengunggah video cover singkat di YouTube dan Instagram. Tidak disangka, banyak generasi kekinian yang menikmati lantunan yang dibawakan mereka, yang akhirnya membuat mereka berinisiatif membuat lagu sendiri.

“Kami memilih jalur indie karena bisa bebas menghasilkan karya tanpa perlu berbenturan dengan kepentingan label,” ungkap Ahmad Arifin, salah satu personel Guyon Waton, dilansir dari Okezone. “Meskipun begitu, kami juga melihat masyarakat sukanya apa. Oh lagu galau sedang mendominasi, berarti kami membuat lagu itu, tetapi tetap sesuai dengan kita yang pop dangdut.”

Untuk mengenalkan karya mereka, Guyon Waton memanfaatkan platform YouTube. Hal ini rupanya menjadi senjata ampuh untuk menarik minat pendengar serta mereka yang mengundang Guyon Waton untuk mengisi sebuah . Menurut penelusuran redaksi, channel YouTube resmi Guyon Waton saat ini sudah mendapatkan 2,1 juta subscriber dan kabarnya bisa menghasilkan Rp70 juta dari platform tersebut.

Sementara itu, untuk aksi , dengan popularitas yang kian menanjak, bayaran Guyon Waton pun semakin menanjak. Awalnya, cuma dibayar makanan, mereka lalu mendapatkan bayaran di kisaran Rp5 juta. Kemudian, saat ini, dalam satu kali manggung, mereka pernah memperoleh Rp50 juta. “Kisaran Rp50 juta pernah, bersyukur karena kami juga melalui proses yang nggak mudah,” tutur Road Manager Guyon Waton, Ardhi Prasetyo.

Loading...