Tarif Listrik 900 Watt Tanpa Subsidi Bakal Naik 3 Kali Tahun 2017

Listrik 900 Watt - m.tempo.co

Jakarta – Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2017 lalu tarif listrik 18,7 juta listrik 900 VA mengalami kenaikan dan secara bertahap akan membayar berdasarkan tarif normal. Penyesuaian tarif dasar listrik ini dilakukan setelah Badang Anggaran (Banggar) DPR memutuskan listrik yang memperoleh dari APBN 2017 hanya 23,15 juta saja.

Menurut data dari Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) terdapat 18,7 juta pelanggan listrik 900 watt yang termasuk golongan mampu dan tak layak untuk memperoleh subsidi dari .

Dari total 22,8 juta pelanggan listrik rumah tangga (R-1) 900 VA, hanya sekitar 4,1 juta pelanggan yang dianggap layak memperoleh subsidi. Oleh sebab itu supaya subsidi listrik bisa lebih tepat sasaran, Kementerian ESDM pun melakukan penyesuaian tarif terhadap 18,7 juta pelanggan listrik 900 VA.

Lewat Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 (Permen ESDM 28/2016) skema kenaikan tarif listrik akan dilakukan secara bertahap sebanyak 3 kali mulai 1 Januari 2017, 1 Maret 2017, dan 1 Mei 2017 dengan kenaikan 30% di tiap periode.

“Iya, kami naikkan secara bertahap 3 kali mulai 1 Januari 2017 kemarin,” ujar Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman. Mulai 1 Juli 2017, tarif listrik 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu) akan sama dengan 1.300 VA, mengikuti mekanisme tariff adjustment yang naik turunnya mengikuti fluktuasi atau Indonesian Crude Price (ICP) dan kurs AS.

Berikut rincian tarif listrik 900 VA tanpa subsidi saat ini:

PeriodeRegulerPrabayar / kWh
Beban / kVA / bulanBiaya Pemakaian / kWh
1 Januari – 28 Februari 2017Rp 26.000Blok I: 0 – 20 kWh = Rp 360

Blok II: di atas 20 kWh – 60 kWh = Rp 582

Blok III: di atas 60 kWh = Rp 692

Rp 791
1 Maret – 30 April 2017Rp 34.000Blok I: 0 – 20 kWh = Rp 470

Blok II: di atas 20 kWh – 60 kWh = Rp 761

Blok III: di atas 60 kWh = Rp 1.014

Rp 1.034
1 Mei 2017Diterapkan Rekening Minimum

RM1 = 40 (Jam Nyala) x Daya Tersambung (kVA) x Biaya Pemakaian

Rp 1.352Rp 1.352
1 Juli 2017Ikut mekanisme tariff adjustment
Loading...