Tarif Listrik 900 VA Naik, Ini Dasar Pertimbangannya

Tarif Listrik 900 VA Naik

JAKARTA – Pada awal tahun 2017 lalu, telah memutuskan untuk menaikkan dasar kapasitas 900 VA secara bertahap sebanyak 3 kali, yaitu pada tanggal 1 Januari 2017, 1 Maret 2017, dan 1 Mei 2017. Kenaikan ini dilakukan karena bakal mencabut subsidi secara bertahap bagi pelanggan listrik 900 VA yang termasuk kategori Rumah Tangga Mampu (RTM).

Aturan kenaikan itu sendiri sudah tercantum dalam Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 28 tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik PT PLN (Persero) yang mengatur penerapan tarif non-subsidi bagi rumah tangga daya 900 VA yang mampu secara . Selain itu, juga tercantum dalam Menteri ESDM Nomor 29 tahun 2016 tentang mekanisme pemberian subsidi tarif tenaga listrik untuk rumah tangga.

“Pemerintah memberikan subsidi listrik kepada pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA yang termasuk dalam rumah tangga miskin dan tidak mampu,” jelas Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman. “Subsidi listrik paling besar dinikmati pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA yang mencapai Rp49,32 triliun pada 2015.”

Namun, ditambahkan Jarman, berdasarkan pengkajian, ternyata dari dua golongan pelanggan ini, masih terdapat rumah tangga yang sebenarnya tidak layak memperoleh subsidi. “Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin menyebutkan, dari total 23 juta pelanggan rumah tangga berdaya 900 VA, hanya 4,1 juta yang layak diberikan subsidi,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Divisi PT PLN, Benny Marbun, menyebutkan bahwa tagihan listrik bagi daya 900 VA sebesar Rp74.740 per bulan dianggap masih jauh dari keekonomiannya yang sebesar Rp185,79 ribu. Jadi, pemerintah masih perlu melakukan subsidi tagihan listrik untuk 23,04 juta pelanggan sebesar Rp111.234 per bulannya.

“Sayangnya, besaran subsidi pemerintah itu justru lebih besar dibandingkan porsi tarif yang dibayar ,” ujar Benny. “Subsidi itu kemudian terkesan mubazir setelah Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) menunjukkan bahwa hanya 17,8 persen pengguna listrik 900 VA saja yang berhak menerima bantuan tersebut.”

Dengan kebijakan tersebut, tarif listrik 900 VA bagi golongan rumah tangga mampu dari posisi Rp585 per kWh menjadi Rp774 per kWh per Januari 2017. Kemudian, pada bulan Maret 2017, tarifnya kembali menjadi Rp1.023 per kWh. Terakhir, pada bulan Mei 2017, tarif listrik 900 VA menjadi Rp1.352 per kWh.

Loading...