Tarif Gojek Naik Lagi, Ini Rincian Lengkapnya

Tarif Gojek Naik - gizmologi.idTarif Gojek Naik - gizmologi.id

JAKARTA – Per tanggal 9 Agustus 2019 kemarin, Kementerian Perhubungan telah memberlakukan baru untuk angkutan yang berlaku di 88 di . Dua aplikator online di dalam negeri, Gojek dan Grab, pun sudah menaikkan tarif mereka mengikuti Keputusan Menteri Perhubungan No. 348 tahun 2019 tersebut.

“Kenaikan tarif ojek online ini merupakan tahap ketiga yang akan diterapkan di Zona I, Zona II, dan Zona III. Kurang lebih ada 88 kota/kabupaten yang mengalami kenaikan tarif ojek online mulai tanggal 9 Agustus 2019 pukul 00.00 WIB,” jelas Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani, dilansir CNBC Indonesia. “Zona I adalah Sumatera, Jawa, dan Bali kecuali Jabodetabek, Zona II adalah Jabodetabek, sedangkan Zona III adalah Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan lainnya.”

Berdasarkan aturan baru tersebut, batas tarif ojek online untuk Zona I adalah sebesar Rp1.850 hingga Rp2.300 per km dengan minimal Rp7.000 hingga Rp10.000. Sementara, batas tarif Zona II adalah Rp2.000 hingga Rp2.500 per km, dengan minimal Rp8.000 hingga Rp10.000. Adapun untuk Zona III, batas tarif ditetapkan Rp2.100 hingga Rp2.600 per km, dengan minimal Rp7.000 hingga Rp10.000.

Pihak Gojek sendiri mengaku sudah menyesuaikan tarif layanan mereka seusai arahan pemerintah. Pasalnya, Gojek memiliki misi yang sama dengan pemerintah untuk memastikan kesinambungan pendapatan mitra driver, selain mendukung iklan persaingan sehat di Tanah Air. “Sebagai ekosistem karya anak bangsa, Gojek akan terus menjadi yang terdepan dalam memastikan kepuasan mitra dan layanan Gojek,” ujar Vice President Corporate Affairs Gojek, Michael Reza Say.

Di Madiun, tarif layanan Gojek pun terpantau sudah mulai mengalami kenaikan. Jika biasanya penumpang dikenakan tarif Rp4.000 untuk jarak pendek, maka sekarang naik menjadi Rp9.000. “Biasanya pelajar hanya membayar Rp8.000 PP, sekarang menjadi Rp18.000. Mungkin mereka juga keberatan sehingga banyak yang membatalkan pesanan,” ujar salah satu driver Gojek bernama Kristanto.

Loading...