Setelah Tol Jakarta-Tangerang, Tarif Tol Jakarta-Bogor-Ciawi Juga Bakal Naik

Salah satu ruas Tol Jagorawi/Jakarta-Bogor-Ciawi (sumber: wanitaindonesia.co.id)Salah satu ruas Tol Jagorawi/Jakarta-Bogor-Ciawi (sumber: wanitaindonesia.co.id)

Setelah menaikkan Jakarta-Tangerang, pihak Badan Pengatur Tol (BPJT) juga akan melakukan penyesuaian tarif terhadap ruas Tol Jakarta, Bogor, dan Ciawi (Jagorawi) dan Tol Makassar dalam beberapa waktu ke depan.

Untuk saat ini tarif Tol Jakarta, Bogor, Ciawi masih mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 692/KPTS/M/2017, yakni Golongan I Rp6.500, Golongan II Rp9.500, Golongan III Rp13.000, Golongan IV Rp16.000, dan Golongan V Rp19.500. sepanjang 59 km ini menghubungkan Kota Jakarta, Cibubur, Citeureup, Bogor, dan Ciawi.

Menurut Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit, kenaikan tarif tol sudah sesuai dengan perjanjian pengusahaan. “Kalau yang sekarang baru jadi satu (Jakarta-Tangerang), yang sekarang dalam proses Tol Jagorawi sama Tol Makassar,” ujar Danang, Selasa (30/10/2019), seperti dilansir CNN Indonesia.

Sebelumnya Danang mengungkapkan bahwa ada 13 ruas tol yang berhak mengajukan penyesuaian tarif sesuai tingkat inflasi daerah yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Walaupun belum menyebutkan jumlahnya, Danang memastikan banyak tarif ruas tol yang akan mengalami penyesuaian sampai akhir tahun. “Sampai akhir tahun akan cukup banyak, karena modelnya penyesuaian tarif,” ungkap Danang.

beberapa waktu lalu telah memutuskan untuk memberlakukan tarif baru pada Tol Jakarta-Tangerang untuk ruas Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa yang berlaku mulai tanggal 2 November 2019 mendatang. Berdasarkan Keputusan Menteri PUPR Nomor 874/KPTS/M/2019 per 20 September 2019, tarif Tol Jakarta-Tangerang mengalami kenaikan antara Rp500 sampai Rp2.000.

Ruas Tol Jakarta-Tangerang tersebut dianggap sudah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Oleh sebab itu tarifnya layak untuk dilakukan penyesuaian. SPM sendiri menjadi pertimbangan utama bagi pemerintah untuk menyesuaikan tarif. “Kalau misal SPM itu ada yang belum terpenuhi mungkin kami bisa dilaporkan. Tetapi, sejauh yang kami lihat untuk Tomang sudah sepenuhnya memenuhi standar pelayanan minimal, sehingga mereka punya hak,” beber Danang.

Setidaknya masih ada beberapa ruas jalan tol lagi yang kemungkinan mengalami penyesuaian tarif, antara lain Tol Integrasi Jakarta-Tangerang & Tangerang-Merak (Cikupa), Tangerang (Cikupa)-Merak, Jagorawi, Kertosono Mojokerto, Makassar seksi IV, Cikampek-Palimanan, Gempol-Pandaan tahap I, Surabaya-Mojokerto, Palimanan-Kanci, Semarang Seksi A-B-C, Tol Dalam Kota Jakarta (JIUT), Pondok Aren-Serpong, Belawan-Medan-Tanjung Morawa, Ujung Pandang seksi I&II, Nusa dua-Ngurah Rai-Benoa, Surabaya-Gempol, Pasirkoja-Soreang, dan Surabaya-Gresik.

Loading...