Disewakan untuk Wisatawan, Berapa Tarif Naik Kuda di Gunung Bromo?

Naik Kuda di Gunung Bromo - travel.tribunnews.comNaik Kuda di Gunung Bromo - travel.tribunnews.com

Bromo memang memiliki pesona tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Namun seperti yang diketahui, untuk mendaki puncak Bromo memang cukup melelahkan meski sudah dibangun anak-anak tangga menuju puncak. Oleh sebab itu, penduduk setempat menyediakan persewaan yang dapat ditunggangi para pengunjung untuk naik ke puncak Bromo. atau kuda tunggang di Bromo pada hari-hari biasa relatif terjangkau berkisar Rp150 ribu saja per kuda.

Namun, pada waktu-waktu tertentu sewa kuda di Bromo bisa saja lebih mahal. Misalnya saja pada Wulan Kepitu yang berlangsung pada Januari-Februari 2020 lalu, tarif sewa kuda dipatok hingga Rp250 ribu untuk Cemoro Lawang (hotel) hingga tangga kawah Bromo pergi pulang (PP). Harga yang sama juga dikenakan untuk Cemoro Lawang – Pasir Berbisik.

“Tarif itu, hasil rapat koordinasi (Rakor) untuk menentukan dan menyepakati tarif kuda selama Wulan Kepitu. Sudah pulang pergi. Wisatawan akan ditunggu sampai kembali ke hotel atau Cemoro Lawang,” ujar Sujarwo, selaku Koordinator Paguyuban Kuda Sewa Bromo beberapa waktu lalu, seperti dilansir Wartabromo.

Namun apabila ada wisatawan yang ingin menuju lain dapat langsung melakukan negosiasi dengan sang pemandu. Misalnya saja ingin ke savana, Bukit Teletubbies, atau ke Pura Luhur Poten. “Jika ada tujuan tempat lain, kondisional. Bisa dibicarakan langsung pada pemandu kudanya. Karena penetapan tarif hanya pada dua itu,” beber Jarwo.

Jarwo pun yakin tak ada Paguyuban Kuda Sewa Bromo yang nakal dalam menjalankan bisnis jasa sewa kuda di Bromo. Pasalnya, hal itu justru hanya akan mematikan ladang pekerjaan mereka sendiri. “Soalnya tetap ada pantauan dari pihak taman nasional,” ungkap Jarwo.

Ditemui secara terpisah, Kepala Seksi Pengelolaan Wisata BBTNBTS, Sarmin pun meminta para wisatawan untuk mendokumentasikan foto/video orang atau kuda yang disewanya untuk mengantisipasi apabila ada penyedia jasa yang nakal. Jika penyedia jasa kuda tersebut nakal, wisatawan dapat melaporkannya ke pihak BBTNBTS. “Sehingga kami bisa mengambil tindakan disiplin,” tandas Sarmin.

Loading...