Tarif Mulai Puluhan Ribu Rupiah, Jasa Laundry Sepatu Kini Banyak Dicari

Jasa Laundry Sepatu - lifestyle.euronics.co.ukJasa Laundry Sepatu - lifestyle.euronics.co.uk

Bisnis mungkin kini sudah pesat, namun masih jarang laundry yang memfokuskan dirinya di bidang pencucian sepatu. Padahal ternyata banyak orang yang butuh spesifik untuk mencuci sepatu secara bersih dan cermat. Berangkat dari alasan itulah kini mulai bermunculan laundry sepatu di beberapa besar. Dibandingkan laundry pakaian, laundry sepatu memang relatif lebih mahal. Biasanya jasa dipengaruhi oleh atau sepatu yang hendak dicucikan.

Sebagai , di iShoe Laundry untuk layanan standard/quick clean dipatok seharga Rp40 ribu, kemudian tarif deep clean Rp60 ribu, cuci sepatu anak-anak Rp30 ribu, sepatu boots Rp100 ribu, dan jasa repaint biayanya mulai Rp100 ribu. Ada pula jasa laundry sepatu lainnya yang mematok tarif mulai Rp30 ribu hingga Rp120 ribu per pasang.

Bisnis yang mungkin terlihat sepele ini rupanya tidak membutuhkan modal yang terlalu besar, tetapi jika dilakukan dengan tekun bisa mendatangkan omzet yang cukup besar. Menurut pemilik Shoes and Care, Tirta Hudhi, saat awal memulai bisnis laundry sepatu ia hanya bermodalkan sikat dan mengerjakan cuci sepatu di kost tempat tinggalnya yang berada di Yogyakarta. “(Modal awal) Rp 400 ribu rupiah ya. (Modal tersebut untuk) satu sabun, satu sikat,” ujar Tirta, seperti dilansir Detik.

Sabun yang ia pakai untuk mencuci sepatu pun kabarnya bukanlah sabun sembarangan, tetapi impor dari Amerika. Pasalnya, dulu sabun cuci sepatu di Indonesia masih jarang. Setelah bisnisnya berkembang, modal untuk jasa laundry sepatu itu pun ia tambah.

“Setelah itu berkembang, modalnya jadi Rp15 juta, sampai akhirnya sekarang jadi Rp25-40 jutaan. Kalau dulu cuma Rp400 ribu, kalau sekarang ya harus beli -alat, beli interior, gitu lah. Kalau zaman dulu satu sabun, satu sikat, kalau sekarang sabunnya jadi banyak kan,” ujar Tirta.

Tak disangka, dari bisnis yang awalnya hanya modal ratusan ribu rupiah itu rupanya Shoes and Care bisa berkembang hingga memiliki 35 gerai yang tersebar di sejumlah kota di Indonesia. “(Jumlah gerai) 35, itu kecil-kecil semua, luasnya cuma 10 sampai 15 meter persegi, sehari 10 sepatu-an (yang dilayani). Buka Senin sampai Jumat,” ungkapnya. Dalam sehari omzet yang dikantongi bisa mencapai Rp5.250.000, belum termasuk biaya operasional.

Loading...