Tanpa Calo, Biaya Urus Perpanjangan Paspor Sendiri Ternyata Lebih Murah!

Meski zaman sudah sangat maju, banyak yang masih kekurangan tentang pengurusan berbagai surat-surat penting, misalnya saja paspor. Pengurusan yang wajib dimiliki oleh orang-orang yang hendak bepergian ke luar negeri ini pada dasarnya mudah, namun masih banyak orang yang lebih memilih untuk menggunakan calo baik untuk pendaftaran paspor baru maupun perpanjangan.

Paspor sendiri hanya bisa diperpanjang jika telah memasuki masa kurang dari 6 bulan sebelum masa berlaku habis, kecuali jika sang pemilik ingin berganti paspor dari yang biasa ke paspor atau e-paspor.

memperpanjang paspor jika mengurus sendiri ke imigrasi pun cukup terjangkau. Untuk paspor biasa 48 halaman hanya Rp 300.000, sedangkan untuk paspor biasa 24 halaman Rp 100.000 saja. Sementara itu paspor biasa elektronik (e-passport) 48 halaman biayanya Rp 600.000. Sayangnya e-passport 24 halaman saat ini masih belum tersedia.

Pihak kantor imigrasi memang menetapkan yang sama untuk pembuatan paspor baru dan keperluan memperpanjang paspor yang akan habis masa berlakunya. Perpanjangan paspor bisa dilakukan dengan beberapa cara, yakni dengan cara manual atau datang langsung ke kantor imigrasi dengan membawa dokumen persyaratan seperti paspor lama dan fotokopi paspor lama halaman depan dan belakang, kemudian KTP asli dan fotokopinya (ukuran A4), lalu Kartu Keluarga (KK) asli berikut fotokopinya, serta Akte Kelahiran asli dan juga fotokopinya.

Sedangkan cara yang kedua adalah dengan cara online. Pemilik paspor hanya perlu mengisi aplikasi data yang tersedia pada laman Direktorat Jenderal Imigrasi dan melengkapi dokumen persyaratan dengan cara memindai dokumen yang dibutuhkan tersebut lewat e-mail. Setelah itu, prosesnya kurang lebih sama seperti metode walk-in. Pemilik paspor melakukan pembayaran, kemudian mengajukan permohonan jadwal wawancara ke kantor imigrasi hingga seluruh prosedur selesai dan paspor yang baru diterbitkan.

Loading...