Tampilkan Kesan Mewah dan Elegan, Berapa Harga Pembuatan Lemari Pakaian Kayu Jati Per Meter?

Lemari PakaianLemari Pakaian

Saat ini, desain lemari sudah banyak macam dan ragamnya. Bahkan tak hanya untuk keperluan menyimpan pakaian, lemari juga sudah banyak yang didesain secara multifungsi sesuai dengan perkembangan teknologi dan juga kebutuhan masyarakat. Aneka model lemari telah banyak varian ukurannya, mulai dari yang paling kecil untuk menyimpan pakaian anak-anak, hingga ukuran yang cukup besar untuk menampung semua kebutuhan sandang keluarga.

Untuk model lemari pakaian, beberapa jasa pembuatan lemari pakaian menyediakan segala furnitur dengan yang beragam, mulai dari kayu solid, kayu lapis atau polywood, blockboard, HDF & MDF, hingga particle board.

kayu solid yang banyak digunakan untuk lemari pakaian adalah kayu jati. Kayu jati ini pun banyak memiliki ragam dan sehingga harganya tergolong . Perbedaan umur kayu jati akan menghasilkan perbedaan yang cukup mencolok, di mana kayu jati muda dan kayu jati tua mempunyai perbedaan harga sampai 2 kali lipat. Kayu jati ini dikenal tahan cuaca dan tahan rayap, selain itu kayu lain yang cukup terkenal adalah kayu Sungkai dan kayu Nyatoh.

Kayu lapis atau yang dikenal dengan sebutan multipleks adalah kayu olahan yang dibuat dengan merekatkan beberapa lembaran kayu dengan mesin bertekanan tinggi. Ketebalan dari multipleks ini bervariasi mulai dari 4mm sampai dengan 18mm. Jenis kayu lapis banyak digunakan untuk pembuatan kitchen set, lemari, ataupun wardrobe.

Bahan lainnya adalah blockboard yang merupakan kayu berbentuk kotak kecil yang disatukan dan dipadatkan oleh mesin bertekanan tinggi dan diberi lapisan di kedua sisinya. Di mana lapisannya bisa menggunakan veneer kayu jati, sehingga hasilnya disebut dengan teakblok. Blockboard banyak digunakan untuk pembuatan kitchen set, meja, dan perangkat lain.

Sementara itu, HDF (High Density Fibreboard) dan MDF (Medium Density Fibreboard) terbuat dari kayu sisa hasil perkebunan. Namun, HDF dianggap lebih padat dan kuat dibandingkan dengan MDF. Dan yang terakhir adalah particle board yang mana terbuat dari hasil sisa pengolahan kayu, seperti serbuk gergaji, potongan kayu kecil-kecil yang diolah dengan bahan kimia sehingga menjadi lembaran utuh. Namun, jenis particle board kurang kuat jika dibandingkan dengan bahan-bahan furniture lainnya dan termasuk paling murah.

Di pasaran terdapat jenis dan model lemari pakaian, mulai dari plastik, kaca, kayu, dan lainnya. Setiap bahan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tergantung penggunaan dan penempatannya. Namun, lemari plastik banyak digunakan karena alasan praktis dan tidak terlalu berat. Meski demikian, lemari kayu tetap menjadi favorit sebab lebih kokoh dan terkesan modern.

“Jati termasuk kayu solid sehingga keawetannya sudah tidak perlu diragukan lagi. Lemari pakaian jati terkenal elegan dan memberi kesan mewah,” ucap salah seorang pemilik usaha mebel.

Umumnya, perhitungan pembuatan lemari pakaian dapat dihitung per meter persegi (m2) dengan asumsi lebar lemari adalah sebesar 60 cm. Jika lebih dari 60 cm, maka akan ada perhitungan ulang. Harga juga bergantung pada jenis bahan material dan bahan finishing yang digunakan.

Sebagai contoh, jika seseorang ingin lemari dengan ukuran panjang 2 meter dan tinggi 2 meter maka hitungan meter persegi nya adalah 2 X 2 = 4 m2 dari ukuran tersebut untuk mengetahui harga terlebih dahulu harus tahu kisaran harga per meter lemari. Misal harga per meter adalah Rp1,8 juta maka untuk mengetahui harga adalah 4 m2 X 1,8 juta per m2 adalah Rp7,2 juta. Harga per meter ini ditentukan dari jenis finsihing, yakni Duco (jenis semprot) Rp2,5 juta, HPL Rp2,1 juta, atau Tacosheet Rp2 juta.

Harga tersebut tidak berlaku untuk jenis bahan material kayu solid yang relatif mahal seperti kayu jati, kayu merbabu, dan lainnya. Untuk mendapatkan harga lemari pakaian murah, bisa memilih material yang paling ekonomis.

Loading...