Tak Pasang Tarif, Ini Layanan yang Ditanggung BPJS Kesehatan di Dokter Gigi

Kenaikan Tarif BPJS - batam.tribunnews.com

– Di Gigi dan Mulut Bandung, pembuatan gigi palsu menjadi yang paling banyak diminati oleh para Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (). Jumlah bahkan dilaporkan meningkat 2 kali lipat dibanding sebelum adanya layanan BPJS.

“Pasiennya mencapai 30 orang per hari. Namun, laboratorium baru bisa melayani pembuatan gigi palsu untuk 12 orang per hari,” kata Direkutur RSKGM Kota Bandung, Rabaah Puspita Paramita.

Lebih lanjut Rabaah menjelaskan jika umumnya pasien pembuatan gigi palsu berasal dari kalangan lansia. Pelayanan pembuatan gigi palsu atau prothesa gigi yang dijamin oleh BPJS Kesehatan diberikan paling cepat 2 tahun sekali atas indikasi medis untuk gigi yang sama. Pembuatan gigi palsu untuk seluruh gigi tarifnya adalah Rp 1 juta, masing-masing rahang maksimal Rp 500 ribu.

“Sumber anggaran kami dari APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) dan BLUD (badan layanan umum daerah). Tahun ini APBD Rp 18 miliar dan BLUD Rp 6 miliar,” jelas Rabaah.

Akan tetapi pembuatan gigi palsu ini memang memakan waktu cukup lama, yakni sekitar 2-3 minggu. Khusus untuk pembuatan gigi palsu di RSKGM Kota Bandung, terdapat 4 gigi yang menangani, salah satunya adalah spesialis.

Selain pembuatan prothesa gigi, terdapat sejumlah pelayanan lainnya yang juga ditanggung oleh BPJS alias tidak ditarik biaya apapun. Misalnya saja tambal atau tumbatan gigi dengan jenis tambalan GIC (Glass Ionomer Cement) dan tambal gigi komposit.

Kemudian layanan gigi gratis lainnya yang akan dilayani oleh dokter gigi BPJS adalah administrasi pelayanan, pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis, premedikasi, kegawatdaruratan oro-dental, pencabutan gigi sulung (topikal, infiltrasi), pencabutan gigi permanen tanpa penyulit, pasca ekstraksi, serta skeling atau pembersihan karang gigi sebanyak 1 kali dalam setahun.

Loading...