Tak Dikenai Biaya, Pasien BPJS Bersyukur Bisa Pasang Ring Jantung Gratis

BPJS Kesehatan - www.qerja.comBPJS Kesehatan - www.qerja.com

jantung masih jadi salah satu faktor kematian tertinggi di setelah kanker. Bahkan penyakit yang dulunya dikenal sebagai penyakitnya para orang berusia lanjut ini ternyata kini justru banyak diderita oleh kalangan muda. Tak heran jika banyak orang yang merasa was-was dengan kemungkinan dirinya terserang penyakit jantung. Apalagi seperti pasang ring jantung juga sangat mahal.

Namun sejak adanya , beberapa penderita sakit jantung Indonesia merasa sangat bersyukur lantaran mereka berkesempatan memperoleh perawatan secara gratis tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.

“Saya sungguh beruntung menjadi peserta BPJS Kesehatan. Andai tidak masuk program BPJS Kesehatan, saya tidak tahu lagi akan menjadi seperti apa hidup saya,” kata Purnomo, salah seorang peserta BPJS Kesehatan di Surabaya, seperti dilansir Kompasiana.

Seperti diketahui, penyakit jantung selama ini dikenal sebagai ‘penyakit mahal’ karena para penderitanya perlu menghabiskan uang hingga ratusan juta dalam sekali pengobatan. Beberapa orang yang pernah melakukan pemasangan ring jantung bahkan pernah merogoh kocek antara Rp 50 juta hingga Rp 150 jutaan demi mengatasi penyakitnya tersebut.

Sebelumnya Purnomo sempat merasa ragu dengan pelayanan BPJS lantaran ada beberapa kasus di mana pasien tetap dikenai biaya obat-obatan lantaran ada rumah sakit ‘nakal’ yang mengatakan bahwa obat tersebut tidak tercover oleh BPJS. “Alhamdulillah saya tidak mengalami apa yang diomongkan orang-orang itu. Nyatanya, tidak ada masalah dengan BPJS Kesehatan. Ya memang sempat antre, tapi itu kan karena pasiennya memang banyak. Yang penting sabar saja,” jelasnya.

Sama seperti Purnomo, pensiunan PNS di Sukabumi bernama Suhendi juga mengaku tidak mengeluarkan biaya apapun ketika memasang ring jantung dengan memanfaatkan fasilitas BPJS. “BPJS Kesehatan sangat luar biasa, seluruh biaya pelayanan kesehatan pemasangan ring jantung ditanggung seluruhnya oleh BPJS Kesehatan,” kata Bapak E Suhendi.

“Tidak ada ruginya menjadi peserta JKN-KIS, ya kalau bisa jangan sampai sakit, lebih baik digunakan sama orang yang benar-benar membutuhkan. Kalau belum pernah merasakan manfaatnya, pasti banyak yang menjelekkan, padahal kenyataannya tidak dan manfaatnya luar biasa,” imbuhnya.

Namun di rumah sakit tertentu seperti RS Siloam Purwakarta rupanya layanan pasang ring jantung masih belum tercover oleh BPJS. “Untuk biaya pemasangan ring, belum tercover BPJS,” kata Direktur RS Siloam Purwakarta, Irwan Gandana, bulan Juni 2017 lalu.

Irwan menjelaskan bahwa sejak pertengahan 2016 lalu pihaknya sudah berusaha melakukan kerjasama dengan BPJS untuk menangani penyakit jantung. Akan tetapi hingga kini kabarnya BPJS masih belum memberikan respons.

Loading...