Tahan Hingga Puluhan Tahun, Berapa Harga Atap Alang-alang Sintetis?

Harga, atap, alang-alang, sintetis, alami, natural, rumah, bangunan, perkotaan, keunggulan, kelebihan, tahan, lama, umur, produk, ekspor, tradisional, Palmex, waterproof, kebocoran, toko, situs, jual, beli, online, solusi, per, meter, Jawa, perusahaan, Virobuild, PT, Polymindo, aman, pasar, lokal,Ilustrasi: atap alang-alang sintetis (sumber: Tokopedia)

Tak melulu menggunakan genteng atau seng, beberapa orang memilih untuk menggunakan atap pada sebuah bangunan. Atap dari atau jerami ini memiliki sifat utama yang bisa memunculkan kesan alami pada bangunan. Oleh karena itu, bagi orang yang tertarik dengan nuansa khas natural pedesaan akan menyukai atap ini untuk menutup bagian atas rumahnya.

Sayangnya tidak mudah menemukan penjual atap alang-alang di perkotaan. Selain bahannya susah didapat, peminatnya pun tidak sebanyak genteng atau jenis atap modern lainnya. Namun sebagai penggantinya, kini beberapa pabrikan telah mengembangkan atap alang-alang modern yang terbuat dari sintetis.

Meski punya tampilan dan bentuk yang sama persis dengan alang-alang alami, namun atap yang satu ini punya kelebihan tersendiri. Alang-alang sintetis dianggap lebih aman meski terjadi kebakaran. Atap alang-alang sintetis tidak akan ikut terbakar karena dibuat dari bahan-bahan yang bersifat tahan api.

Kelebihan lainnya adalah alang-alang sintetis punya daya tahan yang lebih . Jika ada yang turun deras, umumnya atap alang-alang alami sering menimbulkan kebocoran pada bagian yang tidak rapat. Hal tersebut tentu membuat penghuni rumah akan merasa tidak nyaman. Sedangkan alang-alang dari bahan sintetis punya kerapatan yang lebih sempurna sehingga tidak menimbulkan risiko adanya kebocoran.

Jika dirawat dengan cara yang benar, atap alang-alang sintetis punya daya tahan hingga 15-20 tahun. Berbeda jauh dengan atap alami yang umurnya maksimal hanya mencapai sekitar 3 tahunan saja. Maka jika dilihat dari sisi keuangan dalam jangka panjang, biaya atau dana yang harus dikeluarkan akan lebih hemat.

Atap alang-alang sintetis saat ini sudah bisa dengan mudah ditemukan di sejumlah toko atau situs jual beli . Harganya berkisar Rp1 juta hingga Rp1,3 jutaan. Palmex Thatch Roof Ex Canada yang berbahan HDPE dengan harga kisaran Rp1.337.000. Atap merek ini memiliki 100% waterproof dan bisa bertahan hingga 50 tahun.

Merek atap alang-alang sintetis lainnya yang tak kalah populer adalah Virobuild buatan PT Polymindo Permata. Sales Manager Polymindo Permata, Peter Mulyadi mengungkapkan, produk Viro Build tidak mengandung racun, mudah dibersihkan sehingga aman digunakan sehari-hari.

Pihaknya mengatakan produk yang dipasarkan mengandung polietilen (PE), tidak seperti produk lain yang ada di luar negeri yang mengandung PVC (polivinil chlorida). Menurutnya, produk Viro masih belum banyak dikenal di Tanah Air dan pihaknya akan melakukan pembenahan untuk penetrasi lokal.

Produk yang dimiliki dominan diekspor ke Eropa, Amerika, Asia, dan Australia. Pada tahun ini, perusahaan bakal memperbarui sistem pendistribusian untuk menyasar Sumatra Utara, Sumatera Barat, Aceh, Manado, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Lampung. “Pangsa pasar kami 80% berada di luar negeri dan hanya 20% di Indonesia,” ungkapnya kepada Bisnis.com.

Sampai saat ini, kata Peter, daerah yang banyak menggunakan produk perusahaan adalah Bali, Lombok dan Batam. Menurutnya, daerah yang mempertahankan budaya, akan membutuhkan produk alang-alang, bambu serta ijuk untuk menata tempat tinggal.

Peter menambahkan biaya perawatan ijuk dan alang-alang cukup mahal dan rumit setiap tahunnya, sehingga bahan sintetis yang tahan 25 tahun menjadi solusi. Di sisi lain, tantangan yang sedang dihadapi oleh perusahaan adalah masyarakat menilai harga masih tinggi, padahal jika dibandingkan dengan cost maintenance akan lebih murah. Adapun harga alang-alang Jawa sintetis mencapai Rp700.000 per meter.

Loading...