Sudah Mendukung Fitur NFC, Begini Syarat Membuat Flazz BCA

Kartu Flazz BCA - www.cermati.comKartu Flazz BCA - www.cermati.com

Flazz merupakan e-money atau dari Bank Central (BCA) yang memudahkan para untuk melakukan berbagai atau sebagai pengganti transaksi tunai. Menariknya lagi, syarat membuat Flazz BCA pun cukup mudah dan bisa dimiliki oleh nasabah maupun non-nasabah BCA.

Untuk mendapatkan kartu Flazz BCA bisa dilakukan dengan mengunjungi kantor cabang BCA terdekat, membeli lewat minimarket seperti Indomaret dan Alfamart, melalui sales representative Flazz BCA di gerbang tol tertentu, stasiun commuterline, vending machine untuk e-money, serta sejumlah merchant lainnya.

Nah, jika ingin membuat kartu Flazz langsung di kantor cabang BCA, pengguna cukup mengunjungi petugas bank, kemudian nantinya petugas akan diminta menyerahkan kartu ATM BCA untuk dipotong saldonya. Biasanya besaran saldo yang dipotong meliputi Rp100 ribu untuk saldo Flazz dan biaya administrasi pendaftaran sekitar Rp25 ribu.

Adapun batasan top-up minimum Flazz BCA adalah Rp20 ribu dan maksimum Rp20 juta per bulan. Saldo maksimum pada kartu Rp2 juta dan saldo minimum untuk melakukan transaksi ditentukan kebijakan dari masing-masing partner/merchant.

Saat ini Flazz juga sudah mendukung pengguna iPhone untuk melakukan top up melalui BCA Mobile, sehingga tak perlu lagi mengisi saldo Flazz lewat mesin ATM atau gerai toko ritel. Hal ini dapat terwujud karena BCA Mobile sudah mendukung fitur NFC (near field communication).

Selama bulan Ramadan ini, pihak BCA juga optimis akan ada peningkatan transaksi menggunakan Flazz. “BCA senantiasa menawarkan produk dan layanan perbankan bagi nasabah, salah satunya melalui kartu Flazz BCA,” kata Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Santoso Liem, seperti dilansir Kontan.

Menurut data BCA, saat ini terdapat sekitar 19 juta kartu Flazz BCA yang tersebar di Indonesia dengan frekuensi transaksi per bulan Maret 2021 yang sudah mencapai 118 juta transaksi. Selain itu, nominal transaksi Flazz per Maret 2021 juga cukup tinggi, sekitar Rp1,9 triliun. “Kami memperkirakan terjadi peningkatan transaksi Flazz di momen Idul Fitri,” tandas Santoso.

Loading...