Ingin Lunasi KPR? Ini Syarat yang Dibutuhkan untuk Pelunasan KPR BTN

Bank BTN - infobanknews.com

Membeli dengan kredit pemilikan () merupakan hal yang lumrah di masa seperti sekarang. Terlebih karena ada banyak bank yang menyediakan fasilitas , mulai dari BCA, CIMB Niaga, Bank Mandiri, hingga . Masing-masing bank memiliki kebijakan tersendiri mengenai , besaran cicilan, hingga pelunasan KPR.

Untuk BTN misalnya, beberapa persyaratan pelunasan KPR yang perlu dipersiapkan meliputi buku tabungan BTN, kartu identitas asli (KTP dan KK), kartu debitur, serta meterai Rp6.000. Jika persyaratan sudah lengkap, bisa langsung datang ke kantor cabang BTN tempat melaksanakan pengajuan KPR.

Pelunasan KPR BTN pada dasarnya bisa dilakukan bertepatan dengan habisnya tenor kredit atau bahkan sebelum tenor/jatuh tempo kredit. Namun demikian, keputusan untuk melunasi KPR dengan lebih cepat tentunya harus mempertimbangkan keuntungan dan kerugian. “Lebih bagus lagi kalau ditarik present value-nya. Jadi misalnya perlu pindah bank berapa nilai uangnya setelah 10 tahun mendatang. Itu akan lebih bagus,” kata Perencana keuangan OneShildt M. Andoko, seperti dilansir Bisnis.

Head of Wealth Management & Retail Digital Business Ivan Jaya menambahkan, apabila nasabah ingin mempercepat pelunasan cicilan KPR, maka nasabah bisa mengumpulkan dana dari pemasukan yang tidak mengganggu cash flow bulanan. Misalnya, sekitar 20-30% dari tunjangan hari raya (THR) atau bonus. “Pelunasan KPR yang dipercepat merupakan pilihan nasabah sepenuhnya, sehingga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan nasabah,” jelas Ivan.

Tetapi, ada juga beberapa bank yang menerapkan penalti bila nasabah mempercepat pelunasan cicilan KPR. Beberapa bank mempunyai ketentuan penalti untuk percepatan pelunasan KPR sebesar 1%. “Namun, ada juga bank yang memberikan kebebasan untuk memperpendek jangka waktu kredit dan bebas meringankan angsuran bulanan tanpa dikenakan penalti,” jelasnya.

Di BTN sendiri kabarnya nasabah juga dikenai penalti 1% apabila melunasi KPR sebelum waktunya. Sebagai contoh, bila sisa pokok utang adalah Rp50 juta, maka penalti 1% dari sisa pokok utang nilainya Rp500 ribu. Nantinya nasabah akan dikenai dengan bunga berjalan sebesar Rp800 ribu, sehingga total yang harus dibayar sekitar Rp51,3 juta. Untuk lebih jelasnya mengenai syarat dan biaya pelunasan KPR, nasabah bisa langsung menanyakan ke pihak customer service BTN.

Loading...