Susul China, Korea Selatan Juga Larang Segala Bentuk Initial Coin Offerings (ICO)

Bitcoin - digiday.comBitcoin - digiday.com

Gerak digital tampaknya akan semakin dibatasi. Setelah China, kini giliran yang melarang penawaran koin awal atau yang lebih populer dengan sebutan Initial Coin Offerings (ICO). Korsel bergabung dengan -negara lainnya untuk menentang platform penggalangan dana di cryptocurrency tersebut.

Financial Services Commission (FSC) Korea Selatan mengumumkan pada Jumat (29/9) kemarin bahwa pihaknya akan melarang segala bentuk ICO tanpa mempedulikan atau nama apa yang digunakan. ICO sendiri memiliki sistem layaknya kepemilikan saham, yakni mengizinkan perusahaan start up untuk mengumpulkan dana dengan menjual token digital atau koin pada melalui industri ventura yang merupakan sumber pendanaan bagi perusahaan baru.

Token tersebut memungkin para investor di ICO untuk menggunakan layanan digital yang direncanakan oleh perusahaan start-up untuk diproduksi atau jika nilainya dianggap berharga. Meningkatnya popularitas ICO diperkirakan menjadi faktor pendorong di balik kenaikan tajam pada sejumlah mata uang digital tahun ini, baik Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan sebagainya.

Namun regulator keuangan di seluruh dunia selama beberapa pekan terakhir ini berupaya untuk memperingatkan tentang bahaya terkait risiko dari kepemilikan aset spekulatif, manipulasi pasar, dan potensi dari penipuan. Untuk tahun 2017 ini saja, berdasarkan data dari Coindesk ICO Tracker, ICO telah berhasil mengumpulkan dana sekitar USD 2,3 miliar.

Korea Selatan sendiri merupakan pasar ketiga terbesar di dunia untuk mata uang Bitcoin. Pendukung ICO berpendapat bahwa ICO merupakan alternatif yang lebih cepat dan murah dibandingkan Initial Public Offerings (IPO) atau modal ventura. “Ini adalah situasi di mana uang telah mengalir deras ke arah yang tidak produktif dan spekulatif,” ujar King Yong-beom, Wakil Ketua FSC, seperti dilansir Financial Times.

Sementara itu, Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat Jumat (29/9) baru saja mendakwa seorang pengusaha dan kedua rekannya atas tuduhan dugaan penipuan investor dalam skema initial coin offerings (ICO). SEC mengatakan bahwa pihaknya mendakwa Maksim Zaslavskiy dengan REcoin Group Foundation dan DRC World karena menjual sekuritas cryptocurrency yang tidak terdaftar melalui investasi di bidang real estate dan berlian.

Loading...