Survei Orang Jerman: Trump Lebih Berbahaya dari Kim Jong Un dan Putin

Donald Trump, Presiden AS - www.vox.comDonald Trump, Presiden AS - www.vox.com

BERLIN – Meskipun Washington adalah salah satu sekutu terdekat , namun kepercayaan publik tersebut terhadap AS mengikis secara signifikan di bawah Presiden Donald Trump. baru-baru ini yang dilakukan YouGov bahkan menunjukkan bahwa Trump dianggap lebih berbahaya dibandingkan Korea Utara, Kim Jong Un, Presiden China, Xi Jinping, Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Dilansir dari Deutsche Welle, berdasarkan jajak pendapat tersebut, sekitar 41% orang Jerman mengatakan bahwa Trump adalah yang paling berbahaya dari lima pemimpin dunia. Di tempat kedua adalah Kim dengan 17%, diikuti oleh Putin dan Khamenei dengan 8%, sedangkan yang terakhir adalah Xi dari China dengan 7%.

Lebih dari 2.000 orang di Jerman mengambil bagian dalam survei, yang ditugaskan oleh dpa. Polling serupa sempat dilakukan YouGov pada Juli tahun lalu, menunjukkan 48% orang Jerman yang disurvei mengatakan Trump lebih berbahaya daripada Kim dan Putin. Namun, jajak pendapat itu belum memasukkan para pemimpin Iran atau China.

Sementara itu, sebuah jajak pendapat yang terpisah menunjukkan bahwa kepercayaan publik pada Kanselir Jerman, Angela Merkel, juga telah berkurang di dalam negeri, terutama jika dibandingkan dengan para pemimpin Eropa lainnya. Menurut survei yang dilakukan oleh Kantar untuk Funke, 57% orang Jerman memiliki tingkat kepercayaan ‘agak tinggi’ terhadap Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Merkel ada beberapa poin di belakang pemimpin Prancis di angka 53%.

Perbedaan bahkan lebih jelas di ujung lain skala, dengan 44% orang Jerman yang disurvei mengatakan mereka memiliki ‘sangat sedikit’ kepercayaan pada Merkel, dibandingkan dengan 32% untuk Macron. Masih dalam survei tersebut, Trump datang sebagai pemimpin yang paling tidak dapat dipercaya (89%), disusul Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (86%), dan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson (71%).

Loading...