Surplus Neraca Perdagangan diharap munculkan Sentimen Positif untuk Rupiah

Rupiah 100rb Dollar 100Di tengah hari, ditransaksikan melemah 0,19% terhadap Dolar Amerika Serikat. Pada perdangangan (18/5), kurs tengah Rupiah berdasarkan pantauan menyatakan Rupiah tersangkut di level Rp 13.116 perDolar Amerika. Posisi ini lebih rendah dari kurs tengah Rupiah kemarin yaitu Rp 13.090 perDolar Amerika. Jika dibandingkan dengan kurs tengah Rupiah pada seminggu yang lalu (11/5) Rupiah berada di level Rp 13.116 perDolar Amerika.

Sementara pagi tadi, Rupiah dibuka sebesar 54 basis poin hingga sampai di level Rp 13.114 perDolarnya di sesi pembukaan perdagangan Senin. Reza Priyambada, Kepala Riset NH Securities , menyatakan bahwa para pelaku masih menunggu kebijakan Bank Indonesia sehingga mendorong Rupiah untuk bergerak melemah. “Rupiah melemah menjelang pertemuan dewan gubernur Bank Indonesia (BI) akhir pekan ini. Investor menunggu kebijakan pada tingkat BI,” ujar Reza.

Reza juga mengatakan bahwa hal lain yang masih ditunggu oleh para investor adalah rilisan data statistik hutang luar negeri Indonesia. Potensi penguatan Rupiah masih relatif terbuka menyusul prestasi positif yang dicapai oleh Indonesia, tercatat sebesar USD 454,4 juta pada bulan April lalu.

Rangga Cipta, Ekonom Samuel Sekuritas, menyatakan bahwa surplus neraca perdagangan akan mengurangi pesimisme investor di tengah kelesuan ekonomi Indonesia. “Gerakan rupiah secara umum masih stabil meskipun menghadapi tekanan akibat tidak adanya kebijakan yang meyakinkan untuk membantu mendorong pertumbuhan ekonomi,” tukas Rangga.

Loading...