Suku Bunga BI Stabil, Kurs Rupiah Hari Ini Diprediksi Menguat

Pada perdagangan akhir pekan ini (18/12), kurs dibuka melemah tipis 0,01% atau 2 poin. terdepresiasi ke level Rp14.011 per . Selanjutnya, menurut laporan Bloomberg Indeks pada pukul 08.29 WIB, rupiah terus melemah 0,10% atau 14 poin ke level Rp14.023 per .

Sementara dilaporkan , rupiah hari ini dibuka di level Rp14.015 per dolar AS. Lalu, rupiah terus melemah 0,11% atau 15 poin ke level Rp14.030 per dolar AS pada pukul 08.39 WIB. Namun, secara keseluruhan nilai tukar rupiah diprediksi menguat sepanjang perdagangan hari ini.

Menurut Kepala Riset NH Securities Indonesia, Reza Priyambada, salah satu faktor pendukung penguatan rupiah adalah stabilnya suku Bank Indonesia (BI). Pada pertemuan Kamis (17/12), BI memang tetap mempertahankan suku di level 7,5%.

Selain itu, meredanya ketidakpastian yang sebelumnya menyelimuti pergerakan global juga turut berimbas pada penguatan nilai tukar rupiah. “Kenaikan rupiah juga dapat terjadi jika pelaku tidak melakukan switching (pemindahan dana investasi unit-link dari satu jenis dana ke dana lainnya) secara signifikan pada dolar AS yang sedang menguat,” jelas Reza.

Ditambahkannya, pelaku pasar lebih memilih mentransaksikan beberapa mata uang yang dinilai memiliki risiko lebih tinggi, seperti (mata uang ), won (mata uang Korea Selatan), yuan (mata uang Cina), dan (mata uang India). Kondisi itu dapat dimanfaatkan rupiah untuk stabil di zona hijaunya,” sambung Reza.

Pada perdagangan Kamis (17/12), rupiah ditutup menguat 62 poin ke level Rp14.009 per dolar AS. Sementara, BI hari ini diprediksi bergerak fluktuatif pada kisaran Rp14.050 hingga Rp14.015.

Loading...