Suku Bunga BI Naik, Rupiah Cuma Menguat Tipis di Awal Pekan

Rupiah - www.beritasatu.comRupiah - www.beritasatu.com

Keputusan untuk menaikkan acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebanyak 50 basis poin pada akhir pekan (29/6) kemarin berdampak positif pada pergerakan , meski dinilai hanya sementara. Menurut laporan Yahoo Finance, Garuda membuka awal pekan (2/7) ini dengan tipis 2 poin atau 0,01% ke level Rp14.323 per .

Pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang berlangsung 28-29 Juni 2018, bank sentral memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebanyak 50 basis poin menjadi 5,25%. Dengan demikian, ini menjadi ketiga kalinya Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sepanjang tahun 2018.

“Data inflasi Indonesia pada bulan Juni yang akan dirilis hari ini bisa menjadi katalis positif yang dapat berpengaruh pada pergerakan mata uang Garuda,” tutur analis uang Bank Mandiri, Reny Eka Putri, seperti dikutip Kontan. “Di samping itu, rupiah juga masih ditopang sentimen positif dari kenaikan suku bunga Bank Indonesia menjadi 5,25%.”

Menurut Reny, kebijakan Bank Indonesia kali ini mendapat respons positif karena di luar ekspektasi pasar yang sebelumnya berharap suku bunga acuan hanya naik 25 basis poin. Bank Indonesia juga dinilai akan terus berada di pasar untuk melakukan intervensi dan memastikan rupiah tidak akan melemah terlalu dalam. “Hari ini, rupiah akan bergerak menguat di rentang Rp14.100 sampai Rp14.300 per AS,” sambung Reny.

Pasar domestik saat ini memang tengah menantikan pengumuman laporan inflasi Indonesia pada bulan Juni 2018, yang menurut rencana akan dirilis pada pukul 11.00 WIB. Menurut perkiraan Bank Indonesia, inflasi pada bulan kemarin akan lebih rendah dibandingkan periode yang sama di tahun 2017 yang sebesar 0,69%. Berdasarkan survei BI pada minggu pertama Juni 2018, laju inflasi diperkirakan hanya sebesar 0,22% secara bulanan dan 2,75% secara tahunan.

Loading...