BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Berakhir Melemah

Rupiah - www.moneysmart.idRupiah - www.moneysmart.id

JAKARTA – Rupiah gagal merangsek ke teritori hijau pada perdagangan Selasa (14/3) sore ketika Rapat Dewan Gubernur memutuskan untuk menahan acuan di level 4,50%. Menurut laporan Index pada pukul 14.59 WIB, Garuda berakhir melemah 15 poin atau 0,10% ke level Rp15.645 per dolar AS.

Kendati menahan suku bunga, Bank Indonesia menegaskan kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan perkiraan yang terkendali dalam kisaran sasaran dan sebagai langkah preemptive untuk menjaga momentum . Keputusan ini sejalan dengan pernyataan Gubernur BI, Perry Warjiyo, minggu lalu yang fokus untuk menstabilkan rupiah.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia atau kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) hari ini ditetapkan di posisi Rp15.722 per dolar AS, menguat 118 poin atau 0,75% dari perdagangan sebelumnya di level Rp15.840 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia mampu mengungguli , dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,18% dialami ringgit Malaysia.

Dari pasar global, indeks dolar AS beringsut lebih rendah pada hari Selasa karena pedagang mencemaskan pendapatan perusahaan, sedangkan bursa Asia bertahan di zona hijau ketika data perdagangan China bulan Maret ternyata lebih baik dari yang diperkirakan. Mata uang Paman Sam terpantau melemah 0,018 poin atau 0,08% ke level 99,267 pada pukul 14.53 WIB.

Ekspor China yang diumumkan pagi tadi waktu setempat, hanya turun 6,6% sepanjang Maret 2020. Angka ini lebih kecil dibandingkan prediksi ekonom yang memperkirakan terjun 14%. Sementara, hanya turun 0,9% dibandingkan prediksi untuk penurunan sebesar 9,5%. Risiko yang mengancam penurunan memang mulai menghilang seiring mulai melambatnya kasus infeksi di negara-negara besar.

“Kami melihat data yang keras pada bulan Maret dan ini adalah hal yang nyata,” ujar analis mata uang Westpac, Imre Speizer, seperti dilansir Reuters. “Data bulan Februari agak tidak berarti, tetapi laporan bulan Maret sebagian bermanfaat. Di mana pun Anda mendapatkan data Maret, saat ini atau nanti, itu akan menjadi masalah.”

Loading...