Standar Biaya Masukan 2017 Tak Jauh Beda dengan Tahun 2016

Pada Maret 2016 lalu, (Kemenkeu) telah menetapkan masukan tahun 2017. Secara umum, Peraturan Keuangan (PMK) Nomor 33/PMK.02/2016 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2017 tidak jauh berbeda dengan ketetapan untuk tahun 2016 dan hanya ada beberapa kebijakan yang berubah.

Beberapa perubahan standar biaya yang diatur dalam PMK itu antara lain honorarium penanggung jawab pengelola keuangan untuk kuasa anggaran dengan pagu hingga Rp100 juta, sebesar Rp1,04 juta. Angka ini naik jika dibandingkan tahun 2016 yang berada di angka Rp500.000.

Sementara, honorarium penanggung jawab pengelola keuangan untuk kuasa pengguna anggaran dengan nilai pagu lebih dari Rp1 triliun, sebesar Rp7,37 juta. Angka ini naik jika dibandingkan tahun 2016 yang sebesar Rp5,39 juta. Adapun honorarium pengadaan barang dan untuk pejabat pengadaan barang dan masih sama seperti tahun 2016, yaitu sebesar Rp680.000.

Honorarium narasumber setingkat Menteri ditetapkan Rp1,7 juta. Sementara, honorarium untuk setingkat eselon I sebesar Rp1,4 juta, eselon II sebesar Rp1 juta, dan tingkat eselon III ke bawah ditetapkan Rp900.000.

Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kemkeu, Askolani, mengatakan standar biaya ini dapat berfungsi sebagai batas tertinggi atau estimasi. “Besaran standar yang ditetapkan untuk tahun 2017 juga tidak berbeda jauh dengan ketetapan pada tahun 2016. Kalaupun ada peningkatan, lebih karena inflasi atau karena ada permintaan khusus dari K/L-nya,” jelas Askolani.

Loading...