Spekulasi Hard Fork, Harga Bitcoin Sempat Tembus Lebih dari $ 8.000

Bitcoin

Setelah tenggelam di bawah 6.000 awal bulan November 2017 ini, mata uang Bitcoin menyentuh angka USD 8.040 pada hari Jumat (17/11) kemarin di salah satu Bitcoin terbesar di dunia, Bitfinex. Sayangnya hari ini, Sabtu (18/11), berdasarkan dari Coindesk Bitcoin Price Index, harga Bitcoin 1,54% ke angka USD 7.571,73 atau sekitar Rp 102 jutaan setelah dibuka di angka USD 7.689.91. Sepanjang hari ini Bitcoin diperdagangkan pada kisaran USD 7.460,11 hingga USD 7.689.91 dengan pangsa sebesar USD 127 miliar.

Kenaikan harga Bitcoin pada hari Jumat lalu terjadi di tengah meningkatnya minat institusional dan sebuah hard fork yang diharapkan akan dikenalkan pada Jumat. dan perusahaan-perusahaan besar selama beberapa bulan belakangan ini semakin banyak yang merambah ke dunia cryptocurrency.

Perusahaan Square kini mengizinkan beberapa pelanggan terpilih untuk membeli dan menjual Bitcoin sejak awal pekan ini. Selain itu, Chicago Mercantile Exchange mengatakan akan menawarkan Bitcoin berjangka pada akhir tahun ini. Langkah tersebut berpotensi membuka peluang bitcoin ke sejumlah investor institusional.

Hard fork bagaimanapun juga berkontribusi terhadap kenaikan bitcoin. Pemimpin faksi SegWit2x mengatakan sebelum harga Bitcoin turun di bawah USD 6.000, bahwa mereka akan menangguhkan proposal untuk meningkatkan ukuran blok Bitcoin dari 1 MB menjadi 2MB. Namun bursa Bitcoin utama mengatakan bahwa mereka masih mengharapkan sekelompok kecil penambang meneruskan proposal SegWit2x yang menyebabkan terciptanya jaringan dan kripto terpisah.

“Terlepas dari perkembangan ini, sejumlah kecil penambang mungkin mencoba maju dengan fork,” ujar David Farmer, direktur komunikasi Coinbase, Jumat (17/11), seperti dilansir Fortune. Lebih lanjut Farmer mengatakan jika fork dijadwalkan berlangsung antara pukul 6 pagi hingga 08.00 waktu Pasifik pada tanggal 17 November 2017. Coinbase dan GDAX menyatakan jika mereka akan menangguhkan deposito dan penarikan pada pukul 5 pagi EST, walau tak akan terpengaruh.

Lonjakan harga Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir ini terjadi berkat antisipasi seputar hard fork SegWit2X. Sebagai hasil dari hard fork dalam penciptaan kripto baru, masing-masing investor Bitcoin menerima jumlah yang sama dari apapun koin baru tersebut.

Loading...