Solusi Macet, Kereta Super Cepat Hyperloop Bakal Meluncur di Indonesia

Kereta Super Cepat Hyperloop - www.techinasia.com

Kemacetan masih menjadi salah satu permasalahan pelik di , terutama di -kota besar seperti Jakarta. Meski berbagai solusi telah digunakan, namun hingga saat ini, masalah macet masih terus saja terjadi. Namun, kemacetan di Indonesia mungkin sebentar lagi bisa diatasi dengan kabar yang menyebutkan bahwa super cepat Hyperloop bakal segera hadir di Tanah Air.

Seperti diberitakan Tech in , Hyperloop Transportation Technologies (HTT), salah satu pengembang Hyperloop asal AS, menyatakan bahwa mereka telah menandatangani kontrak untuk melakukan studi kelayakan senilai 2,5 juta dolar AS atau sekitar Rp33 miliar guna menerapkan masa depan tersebut di Indonesia. Saat ini, HTT telah menjalin kerja sama dengan beberapa mitra lokal seperti Dwi Putranto Sulaksono, founder Dwiyuna Jaya Foundation, untuk membuat patungan bernama Hyperloop Transtek Indonesia.

Perusahaan patungan tersebut nantinya akan mencoba mengembangkan tiga rute di Tanah Air, yaitu rute Jakarta-Tangerang, menyambungkan beberapa bandara di Pulau Jawa, serta sebuah rute di Sumatera Utara. “Penandatanganan kontrak studi kelayakan ini merupakan perjanjian pertama Hyperloop di Asia Tenggara,” jelas Chairman HTT, Bibop Gresta.

“Alasan kami menyasar Indonesia karena ini memiliki populasi lebih dari 260 juta orang, atau keempat dengan populasi tertinggi di dunia,” sambung Bibop. “Sementara, Kota Jakarta dengan populasi lebih dari 10 juta orang menghadapi beberapa permasalahan kemacetan parah dengan kebiasaan pulang-pergi hampir empat jam.”

Untuk itu, sistem Hyperloop akan bekerja secara jangka panjang untuk menyelesaikan isu ini. Misalnya saja, sebuah rute Hyperloop dari Jakarta menuju Yogyakarta hanya memakan waktu kurang lebih 25 menit, jauh lebih cepat jika menggunakan mobil yang harus menempuh 10 jam perjalanan. Sementara, dari Jakarta menuju Bandung, hanya membutuhkan waktu 9 menit jika menggunakan transportasi ini.

“Indonesia dan Jakarta pada khususnya, merupakan salah satu area dengan populasi paling padat di dunia,” ujar Bibop. “Dengan lalu lintas dan kemacetan yang menjadi isu besar di sini, Hyperloop akan menjadi transformasi yang menggembirakan bagi wilayah tersebut.”

HTT sendiri pertama kali didirikan pada bulan November 2013 lalu, yang berawal dari JumpStartFund-a crowdfunding yang unik dan platform crowdsourcing inkubator yang menggunakan pengetahuan kolektif dan untuk membuat ide-ide seperti Hyperloop menjadi kenyataan. HTT telah bermitra dengan lebih dari 600 anggota tim profesional yang menyediakan tenaga teknik, fisika, hukum, sumber daya manusia, media relation, dan .

Namun, perusahaan tersebut bukan satu-satunya perusahaan asal AS yang berusaha mengembangkan Hyperloop. Selain mereka, juga ada Hyperloop One yang didirikan oleh salah satu ilmuwan SpaceX. Kedua perusahaan tersebut bersaing untuk menjalin kemitraan dan menerapkan tersebut di berbagai negara, salah satunya di Uni Emirat Arab.

Loading...