Solusi Bertani di Perkotaan, Biaya Pembuatan Greenhouse Minimal Rp10 Jutaan

Greenhouse - www.mafc.com

Saat ini, untuk bercocok tanam yang semakin minim memang menjadi kendala besar bagi masyarakat perkotaan yang memiliki berkebun atau yang ingin mendapatkan keuntungan dari pertanian. Untuk mengakalinya, masyarakat urban bisa membuat suatu yang lebih populer disebut greenhouse.

Di Rumah Susun Marunda Jakarta Utara, misalnya. Di kebun samping seluas 12 x 50 meter rusun ini, telah dibangun greenhouse yang ditanami berbagai macam tumbuhan, seperti cabai, kangkung, bayam, selada air, hingga kacang panjang. Selain dipanen untuk kebutuhan rusun, sebagian hasilnya juga . “Wilayah kami menjadi rindang, tak sepanas dulu,” ujar Ketua Kelompok Tani Rusun Marunda Blok B, Agus Tiono Sugiharto.

Sebenarnya, green house bukan merupakan baru di pertanian, terutama bagi para pelaku agribisnis hortikultura seperti sayuran dan tanaman hias. Berbentuk bangunan yang terbuat dari bahan kaca atau plastik, di dalam greenhouse biasanya telah dilengkapi dengan peralatan pengatur temperatur dan kelembapan udara, serta distribusi air maupun pupuk.

Seiring dengan perkembangan teknologi, beberapa daerah di kini juga sudah mulai mengadakan smart greenhouse yang berbasis internet. Rumah kaca pintar ini telah diterapkan di beberapa sekolah, seperti SMK Negeri 5 Jember, SMK 1 Temanggung Jawa Tengah, dan juga SMK Bondowoso.

“Lahan itu bisa ditanami berbagai jenis tanaman, yang pemeliharaan dan pengoperasiannya dikontrol dengan memanfaatkan teknologi informasi internet, baik melalui handphone, iPad, maupun laptop,” jelas Ketua Tim Smart Green House Universitas Jember, Prof. Didik Sulistyanto. “Dengan smart greenhouse ini, siswa bisa langsung praktik untuk penerapan hasil pembelajaran.”

Secara garis besar, ada tiga tipe greenhouse yang biasa digunakan masyarakat, yaitu tipe tunnel (berbentuk melengkung), tipe piggy back (berbentuk seperti rumah), dan tipe multi-span yang banyak digunakan pada pertanian skala besar. Sementara, pembuatan greenhouse mulai Rp10 juta hingga Rp20 jutaan, tergantung ukuran lahan, upah pekerja, serta harga bahan bangunan.

Loading...