Sinyal The Fed Lemahkan Rupiah, ditutup minus 36 poin

Jakarta – Stamina loyo hingga ditutup pada level Rp 13.283/USD pada akhir perdagangan Rabu (22/7), akibat melemah 36 poin. Sebelumnya, telah melemah 32 poin (0,24%) saat dibuka pada posisi Rp 13.279/USD pada sesi awal perdagangan.

Menginjak jeda siang, Rupiah terpantau masih berada di level Rp 13.279 per AS, beriringan dengan pergerakan IHSG.

“Dolar AS menguat terhadap mayoritas utama termasuk Rupiah setelah pimpinan mensinyalkan optimismenya pada prospek untuk jangka pendek,” ujar Ariston Tjendra, Kepala Riset Monex Investindo Futures, di Jakarta (22/7).

Meski begitu, ditambahkan oleh Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta, Rupiah masih memiliki peluang untuk mengungguli Dolar menyusul kemajuan dalam pembahasan -P 2016. Sebagaimana diketahui, Badan dan pemerintah menyepakati asumsi pertumbuhan ekonomi 5,2%, naik dari sebelumnya 5,1%.

“Dinaikkannya asumsi pertumbuhan 2016 ke 5,2% secara tahunan (YoY) dengan alasan dorongan dana ‘’ juga bisa menjadi petunjuk bahwa RUU tidak lama lagi akan disahkan,” sebutnya.

Selain itu, lanjut Ragga, laju Dolar AS masih akan tertahan seiring meningkatnya menjelang hasil referendum Brexit, apakah Inggris jadi keluar dari Uni Eropa atau tetap bertahan.

Loading...