Sinyal Kenaikan Fed Rate Masih Kencang, Yen Kembali Melemah

Sempat mendapat angin segar usai indeks melemah seiring data perekonomian yang buruk, tukar kembali berbalik ke zona merah pada perdagangan Rabu (26/10) siang. Menurut catatan Bloomberg Index pukul 13.07 WIB, Jepang itu tipis 0,06 poin atau 0,06% ke level 104,28 per usai dibuka stagnan di posisi 104,22 per .

Sebelumnya, dolar AS sempat melemah di sesi pagi hari usai rilis indeks kepercayaan dari 103,5 pada September menjadi 98,6 pada Oktober, menurut Conference Board. Hal itu membuat dolar AS dibeli 104,13 yen Jepang pada pukul 07.44 WIB, lebih rendah dibanding sesi sebelumnya yang berada di posisi 104,27 yen.

Meski demikian, pernyataan hawkish terbaru dari pejabat Federal Reserve telah mendukung spekulasi pasar untuk kenaikan suku bunga utama pada akhir tahun. Presiden The Fed San Francisco, John William, dalam pidatonya mengatakan bahwa masuk akal untuk kembali ke laju kenaikan suku bunga bertahap, sebaiknya lebih cepat. Sebelumnya, Presiden Federal Reserve New York, William Dudley, pekan lalu mengharapkan The Fed untuk menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini.

Selain terhadap dolar AS, yen Jepang juga terpantau terdepresiasi terhadap mata uang . Hingga pukul 13.09 WIB, yen terpantau melemah 0,10 poin atau 0,09% ke level 113,59 per . Sementara, terhadap pound sterling, yen justru melompat cukup lumayan dengan naik 0,175 poin atau 0,14% ke posisi 126,868.

Loading...