Sinyal kenaikan Fed Rate makin Jelas, Rupiah Jatuh 53 poin

Jakarta – Nilai tukar terseret hingga ke level Rp 13.640/USD pada penutupan Senin (30/5). Pelemahan Rupiah sejauh 53 poin kali ini tak jauh berbeda nasibnya dengan kebanyakan yang kompak melaju di jalur merah.

Berdasar data , pergerakan Rupiah sepanjang hari ini anteng di kisaran level Rp 13.579 – 13.653/USD. Tak ada tanda-tanda Rupiah bakal keluar dari level 13.500-an.

Sebagaimana diketahui, Indeks dolar mulai meroket sejak perdagangan Senin dibuka. Pada pukul 06.59 WIB, pergerakan kurs Dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama telah merangsek naik 0,31% atau sekitar 0,30 poin ke level 95,819. Sebelumnya, Indeks telah mengumpulkan penguatan sebesar 0,23% di level 95,746 pada awal pembukaan spot.

Dilansir Bloomberg, penguatan Dolar tak lepas dari pidato Gubernur Federal Reserve Janet yang mengatakan AS tersebut terus membaik dari pelemahan dari kuartal pertama dan dapat menjamin kenaikan pada pertengahan tahun ini.

“Itu (kenaikan Fed Fund Rate pada Juni atau Juli) layak dilakukan. The Fed sangat mungkin untuk menaikkan overnight interest rate secara bertahap dan hati-hati sepanjang waktu berjalan,” kata Yellen.

Penguatan hasil laporan ekonomi AS, termasuk produk domestik bruto yang mengalami peningkatan 0,8% pada kuartal pertama telah mendukung argumen para pejabat the Fed bahwa AS dapat menerima kenaikan (suku bunga) lainnya. pun telah meningkatkan harapan akan kenaikan fed rate karena sikap para pejabat the Fed yang cenderung mengetatkan kebijakan moneter 2-3 kali pada akhir .

Loading...