Singapura Peringkat Ke-9 Negara dengan Pembajakan Online Terbesar di Dunia

Singapura Negara Pembajakan Online Terbesar di Dunia - www.mynewshub.ccSingapura Negara Pembajakan Online Terbesar di Dunia - www.mynewshub.cc

Singapura – Selain dikenal sebagai sebuah maju dengan pendapatan per kapita rakyatnya yang lebih tinggi dibanding -negara tetangga yang berada di kawasan , rupanya Singapura belum lama ini juga menciptakan rekor negatif.

Singapura baru-baru ini dinobatkan sebagai negara ke-9 di dunia yang memiliki kegiatan pembajakan terbesar sepanjang tahun 2016 lalu. Menariknya, Singapura muncul sebagai satu-satunya negara makmur dan juga satu-satunya dari Asia yang masih dalam kelompok 10 besar.

Peringkat ini diambil berdasar terbaru yang dilakukan oleh perusahaan teknologi , Muso, yang memiliki tren pengguna dan catatan pembajakan online melalui dari Global Piracy Report 2017.

Muso melaporkan bahwa setidaknya terdapat 191 miliar kunjungan ke situs-situs pembajakan tahun 2016 lalu. Jumlah kunjungan tersebut tidak termasuk kunjungan data dari sejumlah negara seperti China, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, dan Korea Utara karena jangkauannya tidak memenuhi periode publikasi laporan tersebut.

Perusahaan tersebut menghitung jumlah netizen ke situs pembajakan sebagai rasio dari jumlah pengguna internet di negara tersebut. Diperkirakan ada sekitar 47% dari 7 miliar penduduk di dunia merupakan pengguna internet.

Singapura dengan 4,6 juta pengguna atau 82% dari jumlah penduduknya keseluruhan berada di posisi ke-9 dengan jumlah kunjungan 179,38 untuk tiap pengguna. Dalam laporan tersebut, Singapura juga mencetak sejarah sebagai satu-satunya negara Asia dalam peringkat 10 besar dari seluruh 220 negara di dunia.

Sementara itu posisi 3 teratas masing-masing diduduki oleh Belarus (283,83), Lithuania (269,08), dan Georgia (242,58). Kebetulan tiga negara tersebut berada di kawasan Baltik bekas Uni Soviet yang tingkat perekonomiannya tak terlalu baik. Sedangkan posisi terakhir, atau peringkat ke-10 diduduki oleh Israel.

Penelitian Muso menunjukkan bahwa 6 dari 10 orang dewasa di Singapura melakukan pembajakan online disebabkan karena berbagai faktor, salah satunya akibat tekanan hidup yang sangat tinggi di negara Singapura.

Loading...