Singapura dan Hong Kong Jadi Rute Penerbangan Tersibuk Sepanjang 2015

dan Hong Kong mempertahankan posisi mereka sebagai pemuncak rute internasional tersibuk untuk lalu lintas udara sepanjang tahun 2015 kemarin. Meningkatnya jumlah wisatawan ke menjadi salah satu penyebab mengapa dua kota ini banyak dikunjungi sepanjang tahun lalu.

Menurut data dari International Air Transport Association (IATA), di antara rute familiar, pertumbuhan fenomenal terlihat pada rute antara (Suvarnabhumi) dan Hong Kong serta Kuala Lumpur dan Singapura. Jumlah yang bepergian antara Bangkok dan Hong Kong pada tahun lalu meningkat 29,2% menjadi 3 juta. Sementara, 2,7 juta tercatat terbang antara Kuala Lumpur dan Singapura, atau 13% dari tahun sebelumnya.

Untuk rute antara Kuala Lumpur dan Singapura, salah satu pendorong meningkatnya penumpang adalah kehadiran murah, di antaranya Malindo, yang 49% sahamnya dimiliki pemimpin Lion Air. “Malindo memasuki pasar dan membawa penumpang dari Singapura ke pasar lain di luar Kuala Lumpur,” terang analis dari Sidney, Brendan Sobie.

Sementara itu, wisatawan yang tumbuh pesat diyakini menjadi penyebab pertumbuhan untuk rute Hong Kong ke Thailand. Wisatawan yang transit terlebih dulu di Hong Kong sebelum mengunjungi Thailand tercatat mengalami peningkatan sebesar 71% ke 7,9 juta sepanjang tahun 2015 kemarin. Jumlah tersebut diprediksi makin meningkat pada tahun ini.

Secara keseluruhan, pasar penerbangan di Asia memang terus tumbuh dari tahun ke tahun. Jumlah penumpang yang diangkut secara pada tahun lalu meningkat 7,2% menjadi 3,6 miliar penumpang, atau lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya tumbuh 5,8%. Sepertiga atau sekitar 1,2 miliar penumpang di antaranya terbang di kawasan Asia Pasifik.

Loading...