Sering Dianggap Pengganti Susu Sapi, Harga Bebelac Soya Sekitar Rp 84 Ribuan

harga, bebelac, soya, susu, kedelai, kanker, sapi, alergi, pengganti, alergi, hormon, di, pasaran, kemasan, amino, extensively hydrolyzed, gejala, minum, kacang, tubuh, solusiIlustrasi: susu soya dalam gelas (sumber: mashed.com)

Bebelac Soya di dengan kisaran Rp 84 ribuan untuk kemasan 400 gr. Beberapa pendapat mengatakan jika susu tersebut bisa dijadikan sebagai pengganti susu sapi/susu formula pada umumnya.

Susu soya diberikan oleh orang tua kepada , terlebih jika si kecil ada terhadap susu sapi. Ternyata pemberian susu soya dinilai bukan merupakan solusi tepat. “Pemberian susu soya bukanlah solusi yang tepat. Faktanya, banyak dengan kasus alergi susu sapi yang shock ketika diberi susu soya, yang akhirnya malah menghambat perkembangan otak. Kemudian, berdampak kepada kecerdasan dan kekuatan fisiknya,” ujar Dr. dr. Damayanti R. Syarif, Sp.A (K).

Sebagai pengganti yang tepat, dr Damayanti memberikan pendapatnya. “Susu extensively hydrolyzed dan susu amino adalah susu yang tepat sebagai penggantinya,” ucap dr. Damayanti.

Namun, pemberian dua susu pengganti tersebut tetap harus berdasarkan anjuran dokter, karena bisa jadi, alergi yang dialami anak hanya terjadi dalam tempo waktu tertentu. Pemberian susu extensively hydrolyzed dan susu amino harus berdasarkan pemeriksaan dokter terlebih dahulu karena bisa saja gejala yang muncul pada anak bukan karena alergi susu sapi.

Meskipun susu extensively hydrolyzed dianggap sebagai solusi pengganti susu formula bagi si kecil, namun mungkin belum ada banyak orang yang mengetahuinya. Susu soya tetap menjadi pilihan pertama apabila berkaitan dengan susu pengganti/alternatif.

Anda sebagai orang tua, apabila mendengar bahwa ketika hamil dan susu soya itu bisa membuat bayi alergi susu sapi, hal itu tidaklah benar. Apalagi jika dikaitkan dengan memicu kanker.

Menurut Ahli Gizi Klinis, Dr Ida Gunawan M.S., Sp.GK-K, rumor itu hanya mitos belaka. Apabila bayi baru lahir mengalami ruam kemerahan, itu memang alamiah. Bukan berarti kemerahan karena alergi susu sapi akibat soya.

“Kemerahan pada kulit itu mitos karena alergi susu sapi. Buktinya ruam merah di pipi hilang dalam tiga bulan, misalnya. Kalau pipi bintik merah harus dikasih lipstik, itu ada lagi mitos tambahan,” ujar Ida.

Ida mencontohkan keluhan lain, seperti anak batuk-batuk jika diberi susu sapi. Itu juga bukan berarti anak juga alergi akibat pernah diberi susu soya. Susu tersebut punya beberapa kelebihan, seperti kadar lemak, gula yang rendah daripada susu sapi. Susu soya juga mengandung serat yang banyak manfaatnya, salah satunya untuk anti-kanker.

Jadi, Ida menjelaskan, jika wanita mengalami kanker dikaitkan dengan susu soya, itu bisa jadi kasus kecil yang tidak bisa digeneralisasi. Sehingga belum bisa dianggap kebenaran seluruhnya kanker itu akibat konsumsi susu soya.

“Jadi kalau bicara susu kedelai berkaitan kewanitaan, ada fitoestrogen, yakni hormon yang mirip dengan yang ada di tubuh. Kasus kanker payudara banyak sekali di Inggris, sebaliknya paling rendah di China dan Jepang karena mereka minum susu kacang nggak ngerti susu sapi,” lanjut Ida.

Loading...