Sentimen Lemah, Rupiah Diprediksi Terus Menurun

rupiah-100ribuJAKARTA diprediksi akan cenderung melanjutkan pelemahan yaitu dalam rentang nilai 12.850-12.663 per dola AS untuk tengah (BI) sepanjang pekan depan. Kecenderungan ini merupakan akibat dari sentimen rilis data ekonomi dan pelemahan euro.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, kurs tengah rupiah pada pada penutupan bursa pekan ini menembus level Rp 12.769 per AS, dari kurs tengah sebelumnya Rp 12. 794 per AS. Kurs tersebut setelah dua hari sebelumnya mengalami pelemahan.

Rilis pelemahan pada obligasi Yunani ysng secara tidak langsung memberi efek pada laju Euro, turut mempengaruhi laju rupiah.

“Akibatnya laju rupiah kembali . Di sisi lain, beredarnya rilis draft pertemuan G-20 yang meminta kepada kepala negara untuk menjalankan kebijakan moneter yang akomodatif dipersepsikan masih adanya perlambatan ekonomi global,” ujar Head of Research PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, Minggu (15/2) seperti dikutip CNN Indonesia.

Dngan masih adanya potensi perlambatan tersebut, menurut Reza pelaku kembali mentransaksikan hard currency, dolar AS. Sentimen positif dari rilis kenaikan RI di akhir pekan lalu tidak sanggup mempertahankan laju rupiah di zona hijaunya.

Reza juga menilai, Meski di akhir pekan laju rupiah mampu berbalik naik, namun kenaikan yang terjadi kurang mampu mengimbangi pelemahan yang terjadi di hari-hari sebelumnya.

Loading...