Selasa Sore, Rupiah Berakhir Melemah Gegara Archegos Capital

Rupiah - www.medanbisnisdaily.comRupiah - www.medanbisnisdaily.com

JAKARTA – Rupiah harus rela terpuruk di area merah pada Selasa (30/3) sore imbas kecemasan pasar dunia gara-gara Archegos Capital yang terkena margin call karena tidak mampu menyediakan tambahan jaminan yang diminta broker. Menurut paparan Bloomberg Index pada pukul 14.57 WIB, mata uang Garuda ditutup melemah 35 poin atau 0,24% ke level Rp14.480 per dolar AS.
Sementara itu, menurut yang dirilis pukul 10.00 WIB tadi, acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) berada di posisi Rp14.481 per dolar AS, terdepresiasi 47 poin atau 0,32% dari sebelumnya di level Rp14.434 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang juga tidak berdaya melawan , dengan pelemahan terdalam sebesar 0,20 dialami won Korea Selatan.
“Dinamika pelemahan rupiah lebih banyak dipengaruhi oleh eksternal, yaitu penguatan nilai tukar dolar AS secara broad-based ke level tertinggi selama 4 bulan terakhir,” tutur Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Indonesia, Hariyadi Ramelan, dilansir dari CNBC Indonesia. “Namun, pelemahan rupiah masih lebih baik dibandingkan beberapa peer countries emerging market.”
Pasar dunia sedang dilanda kecemasan gara-gara Archegos Capital yang terkena margin call. Archegos tidak mampu menyediakan tambahan jaminan saat broker memintanya. “Inilah yang terjadi di lingkungan penuh spekulasi, Anda akan menemukan hal-hal yang salah. Ketika orang-orang mulai menaruh uang di aset yang naik beberapa waktu lalu, arah angin berubah dan mereka ‘terbakar’,” ujar CEO Richard Bernstein Advisors, Richard Bernstein.
Dari pasar global, dolar AS mampu naik ke level tertinggi satu tahun terhadap yen, serta menguat versus mata uang utama pada hari Selasa di tengah lonjakan imbal hasil Treasury, karena percepatan vaksinasi dan stimulus besar-besaran di AS memicu kekhawatiran inflasi. Mata uang Paman Sam terpantau menguat 0,1% ke level 93,035 pada pukul 13.32 WIB.
Seperti diwartakan Reuters, greenback juga mendapat dukungan karena investor khawatir tentang potensi kejatuhan dari jatuhnya hedge fund, yang diidentifikasi sebagai Archegos Capital, meskipun kegelisahan itu telah mereda saat perdagangan Asia berlangsung. Dolar naik ke titik puncak 110 yen, level yang tidak terlihat sejak Maret tahun lalu.

Loading...