Senin Pagi, Rupiah Langsung Menguat Tajam Setelah Liburan Natal

Rupiah menguat pada perdagangan Senin (28/12) pagi - investor.id

JAKARTA – Rupiah langsung tancap gas di perdagangan Senin (28/12) setelah libur panjang bertepatan dengan Hari . Menurut catatan Index pada pukul 09.04 WIB, mata uang Garuda 40 poin atau 0,28% ke level Rp14.160 per . Sebelumnya, spot t ditutup menguat tipis 5 poin atau 0,04% di posisi Rp14.200 per pada Rabu (23/12) lalu.

Sepanjang pekan lalu, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, ada beberapa sentimen penggemar nilai tukar rupiah. Paling utama tentu saja perombakan kabinet yang dilakukan Joko Widodo. Jokowi menunjuk enam menteri baru di Kabinet Indonesia Maju, salah satunya diharapkan dapat meningkatkan kinerja dalam hal penanggulangan virus corona serta membangkitkan perekonomian.

Sayangnya, sentimen tersebut tidak mampu dampak dari luar ketika mutasi virus corona yang ditemukan di menggoyang keuangan. Mutasi virus penyebab -19 itu dikatakan lebih mudah dan cepat menyebar dibandingkan varian sebelumnya, dan sudah teridentifikasi di Denmark, Belanda, dan Australia. Akibatnya, banyak negara yang menutup penerbangan dari .

Lalu, bagaimana dengan pergerakan mata uang Garuda pada transaksi awal pekan ini? Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, seperti dikutip dari Bisnis, menuturkan bahwa sentimen penggerak masih datang dari reshuffle kabinet Jokowi. Pergantian sejumlah menteri menurutnya memberikan angin segar bagi penanganan pandemi di Indonesia.

“Pergantian sosok pemimpin di Kementerian Kesehatan akan meningkatkan harapan pelaku pasar . terkait penanganan pandemi virus corona yang lebih baik di Indonesia,” tutur Yusuf. “Meski demikian, sejumlah sentimen dari luar negeri akan menjadi pemberat, salah satunya proses transisi kepemimpinan AS dari Donald Trump ke Joe Biden yang mungkin akan menemui tantangan.”

Selain itu, Yusuf menambahkan, mutasi Covid-19 juga mulai berdampak kepada pembatasan akses yang lebih luas di berbagai negara. Karena itu, pihaknya memprediksi nilai rupiah pada perdagangan hari ini akan bergerak sideways. “Rupiah kemungkinan bergerak sideways dengan kisaran Rp14.210 hingga Rp14.235 per dolar AS,” pungkas Yusuf.

Loading...