Sempat Tembus Lebih dari $ 4.500, Harga Bitcoin Hari Ini Turun ke Level $ 4.300

BitcoinBitcoin

Untuk sekali lagi, ditutup pada level tertinggi sepanjang masa di angka 4.522,13 atau sekitar Rp 60,2 jutaan pada Jumat (25/8) kemarin. Namun hari ini, Sabtu (26/8) harga bitcoin turun 0,79% ke level 4.373,31 atau Rp 58,3 jutaan setelah dibuka di posisi 4.408,32 (Rp 58,7 jutaan) dengan pangsa sebesar USD 72,27 miliar.

Berdasarkan dari CoinDesk Bitcoin Price Index (BPI), selama sepekan terakhir ini harga bitcoin telah mengalami kenaikan sebesar 7% dan sekarang naik 68% secara month to month. Pertumbuhan bitcoin yang semakin mantap telah mendorong kenaikan harga bitcoin dan lainnya serta kapitalisasi pasar kolektif pada jaringan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi. Tiga hari yang lalu pangsa pasar keseluruhan telah naik di atas USD 150 miliar untuk pertama kalinya dan kini bergerak mendekati level tertinggi sepanjang masa.

Namun rupanya pertumbuhan bitcoin yang masif ini tak membuat sejumlah otoritas merasa yakin untuk melegalkan perdagangan bitcoin. Belum lama ini Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat telah menghentikan perdagangan saham yang fokus pada Bitcoin setelah harga mereka naik hampir 7.000% tahun ini. Setelah penangguhan tersebut, sejumlah firma hukum memulai penyelidikannya sendiri atas nama pemegang saham.

Pada Rabu (23/8) lalu SEC mengumumkan bahwa penghentian sementara perdagangan pada First Bitcoin Capital Corp (BITCF) diberlakukan sejak tanggal 24 Agustus 2017 pukul 09.30 dini hari dan akan berakhir pada tanggal 7 September pukul 11.59 pagi. “Komisi menghentikan sementara perdagangan BITCF karena kekhawatiran mengenai keakuratan dan kecukupan informasi yang tersedia untuk publik mengenai perusahaan, antara lain, nilai aset BITCF dan permodalannya,” demikian bunyi pernyataan resmi SEC, seperti dilansir Bitcoin News.

Melalui resminya, BITCF menjelaskan bahwa perusahaan bertujuan untuk mengakuisisi start-up Bitcoin, dan untuk mengumpulkan dana dan berinvestasi pada perusahaan yang mengembangkan perangkat lunak atau perangkat keras Bitcoin.

Perusahaan ini berencana untuk beroperasi di sejumlah segmen dalam dunia cryptocurrency, termasuk berinvestasi pada peralatan pertambangan bitcoin dan memberikan likuiditas pada pertukaran bitcoin secara global. BITCF juga berencana mengembangkan toko online yang hanya menerima bitcoin. Pasca penangguhan ini, masih belum diketahui bagaimana kelanjutan bursa BITCF ke depannya.

Loading...