Semakin Populer di Wilayah Asia, Nilai Bitcoin Hampir Sentuh Angka $ 10.000

Bitcoin - www.theverge.comBitcoin - www.theverge.com

Perkembangan dalam dunia memang benar-benar tak bisa diprediksi. Jika hari ini nilai suatu kripto sedang bersinar, belum tentu besok atau dalam beberapa hari yang akan datang nilainya akan terus stabil. Demikian pula dengan bitcoin yang hingga kini masih mengukuhkan posisinya sebagai kripto terpopuler di dunia.

Apabila pekan lalu Bitcoin diperdagangkan di level mencapai USD 9.200, maka pada hari ini, Sabtu (5/5) bitcoin berada di posisi USD 9.807,84 atau sekitar Rp 137 jutaan, naik tipis 1,19 persen setelah dibuka pada posisi USD 9.692,72. Sepanjang perdagangan hari ini bitcoin bergerak pada kisaran USD 9.675,62 hingga USD 9.855,63 dengan pangsa USD 167 miliar.

Bitcoin sempat mengalami resistensi yang kuat antara level USD 9.000-9.300, namun berhasil melewatinya dan telah melonjak hingga USD 500. Para meyakini jika nilai Bitcoin semakin dekat ke angka USD 10.000 karena bitcoin telah siap untuk melanjutkan perilaku bullish-nya. Sejak Senin hingga Jumat kemarin, harga bitcoin telah meningkat hampir 5% dan tingkat adopsi bitcoin terus mengalami pertumbuhan di Asia, sehingga kekuatan dan popularitas bitcoin pun semakin meningkat.

hardware wallet Tangem misalnya, belum lama ini mengumumkan percontohan ‘bitcoin banknotes’ baru di pasar Singapura. Tangem berupaya untuk memungkinkan transaksi fisik melalui mata uang virtual seperti bitcoin. Jutaan bitcoin banknotes kabarnya akan diproduksi sebelum akhir tahun dan nilainya berkisar antara USD 0,01 hingga USD 0,05.

Salah satu faktor yang mungkin telah menjadi sentimen pendorong harga bitcoin adalah meningkatnya minat akan terkait bitcoin. Menurut Ferdinando Ametrano, profesor di Politecnico di Milano, pertumbuhan sumber daya akhirnya memungkinkan figur terkenal seperti Rockefeller untuk memasuki dunia crypto dan melegitimasi industri ini. “Banyak upaya dan pelatihan belakangan ini membantu memperkenalkan pengembang baru untuk Bitcoin Core dan ekosistem perangkat lunak bitcoin,” ujarnya, seperti dilansir The Merkle.

Faktor lain yang menjadi dukungan terbesar minggu ini juga berasal dari analis Matt Greenspan yang menjelaskan bahwa Bitcoin ‘dapat dipastikan’ melampaui level tertinggi USD 20.000 yang dicapai Desember 2017 lalu, dan bahwa koreksi besar-besaran yang terjadi pada Januari adalah bagian dari koreksi normal setelah mencapai level tertinggi.

Loading...