Selepas Libur Panjang, Rupiah Dibuka Melemah 17 Poin

Rupiah Melemah - tempo.co

langsung bergerak loyo selepas libur panjang bertepatan dengan perayaan Imlek. Seperti dipaparkan Index, Garuda mengawali transaksi Senin (19/2) ini dengan melemah 17 poin atau 0,13% ke level Rp13.541 per . Kemudian, mata uang Garuda kembali turun 11 poin atau 0,08% ke posisi Rp13.535 per dolar pada pukul 08.41 WIB.

“Di tengah rilis neraca di bulan Januari 2018 yang mencatatkan defisit, laju rupiah memang cenderung flat,” kata analis PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada. “Minimnya sentimen positif membuat laju mata uang NKRI cenderung tidak banyak bergerak, selain tidak banyak pelaku yang melakukan aktivitas mereka dengan rupiah.”

Pada Rabu (14/2) lalu, Badan Pusat Statistik () telah mengumumkan bahwa neraca perdagangan Indonesia sepanjang bulan Januari 2018 mengalami defisit sebesar 676,9 juta dolar AS. Menurut , defisit neraca perdagangan tersebut imbas pertumbuhan Indonesia secara bulanan yang lebih kecil ketimbang nilai impor. Indonesia tercatat hanya 14,46 miliar dolar AS sepanjang Januari, atau 2,8% lebih rendah dibandingkan Desember 2017.

Di sisi lain, laju dolar AS menguat terhadap mata uang lainnya setelah Departemen Perdagangan AS pada Jumat (16/2) kemarin mengumumkan bahwa housing start atau rumah baru dibangun yang dimiliki secara pribadi berada pada tingkat tahunan disesuaikan secara musiman sebanyak 1,326 juta unit selama Januari. Angka ini 9,7% di atas perkiraan Desember yang direvisi sebesar 1,209 juta unit.

Meski demikian, rupiah masih memiliki potensi membalikkan keadaan karena kekhawatiran defisit anggaran pemerintah AS yang membengkak. Potensi defisit ini muncul lantaran peningkatan anggaran belanja negara Paman Sam, yang diperkirakan bisa naik hingga 1 triliun dolar AS. Di saat yang bersamaan, AS memangkas pajak sehingga penerimaan turun.

“AS berencana memperbesar pengeluaran, tetapi pemasukan mereka justru sedikit,” papar analis Global Kapital Investama Berjangka, Nizar Hilmy, seperti dikutip Kontan. “Pada hari ini, mata uang Garuda kemungkinan bergerak di kisaran Rp13.490 sampai Rp13.650 per dolar AS.

Loading...