Selasa Sore, Rupiah Rebound Meski Dolar Masih Diminati

Rupiah - Kabarin.coRupiah - Kabarin.co

Rupiah ternyata mampu bangkit bergerak ke zona hijau pada Selasa (5/3) sore meski tawaran terhadap tetap baik, menyusul imbal hasil AS yang lebih tinggi. Menurut paparan Bloomberg Index pada pukul 15.58 WIB, Garuda berakhir menguat tipis 2 poin atau 0,01% ke level Rp14.128 per .

Sementara itu, siang tadi menetapkan kurs tengah berada di posisi Rp14.146 per AS, menguat tipis 3 poin atau 0,02% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.419 per AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia tidak berdaya melawan greenback, dengan pelemahan terdalam sebesar 0,67% menghampiri peso Filipina.

Diberitakan Bloomberg, peso Filipina memimpin pelemahan di antara mata uang emerging market menyusul dipilihnya Menteri Anggaran Filipina, Benjamin Diokno, sebagai Gubernur Bank Sentral Filipina (BSP) yang baru. Menurut beberapa analis, gubernur baru BSP mungkin akan condong ke arah pemangkasan suku bunga.

Dari , indeks dolar AS masih berdiri di dekat level tertinggi dua minggu terhadap mata uang utama pada hari Selasa, didukung oleh ekonomi AS yang kuat dan pelemahan euro menjelang pertemuan kebijakan European Central Bank (ECB). Mata uang Paman Sam terpantau menguat 0,045 poin atau 0,05% ke posisi 96,727 pada pukul 12.20 WIB.

Seperti dilansir Reuters, imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi membuat tawaran terhadap greenback tetap baik. Selain itu, dolar AS juga bergerak menguat karena dukungan data produk bruto AS kuartal keempat yang meredakan kekhawatiran potensi penurunan momentum ekonomi yang cepat. Sebaliknya, euro melandai menjelang pertemuan kebijakan ECB pada Kamis (7/3) mendatang.

“Pertemuan ECB kemungkinan tidak akan memberikan kejutan besar, tetapi euro mendapatkan beban berat karena bank sentral diperkirakan akan melancarkan nada dovish,” ujar ahli strategi senior di Barclays, Shin Kadota. “Sebaliknya, dolar AS menguat, saham turun, dan obligasi AS naik. Kita akan melihat greenback menguat terhadap sejumlah mata uang meskipun tergelincir terhadap beberapa mata uang lain dalam situasi seperti itu.”

Loading...