Selasa Sore, Rupiah Naik Saat Pasar AS Libur

Rupiah - news.okezone.comRupiah - news.okezone.com

Rupiah tidak banyak bergerak pada Selasa (28/5) sore seiring libur di keuangan AS untuk merayakan Memorial Day (untuk menghormati para pahlawan pemberani yang gugur membela negara). Menurut Index pada pukul 15.59 WIB, Garuda menguat tipis 5 poin atau 0,03% ke level Rp14.375 per .

Dari pasar , indeks dolar AS merangkak naik pada hari Selasa terhadap sejumlah rekan utama, karena menantikan lebih banyak katalis setelah pemilihan parlemen Uni Eropa menunjukkan polarisasi blok 28 anggota. Mata uang Paman Sam terpantau menguat 0,189 poin atau 0,19% ke level 97,802 pada pukul 11.26 WIB.

Seperti diberitakan Reuters, euro harus berjuang ekstra menuju zona hijau setelah komentar dari pejabat Uni Eropa yang menyatakan bahwa Komisi Eropa kemungkinan akan memulai langkah-langkah disipliner terhadap Italia. Langkah tersebut bakal diterapkan pada tanggal 5 Juni mendatang atas meningkatnya utang dan tingkat defisit struktural Italia yang melanggar aturan Uni Eropa.

Di sisi lain, pemilu parlemen Uni Eropa menunjukkan adanya polarisasi pada 28 anggota blok Benua Biru tersebut. Hasil sementara menunjukkan bahwa partai-partai pro-Eropa tetap berpegang teguh pada parlemen Uni Eropa, dengan dukungan ke partai-partai liberal, hijau, dan nasionalis yang terus meningkat dibandingkan blok moderat-kanan dan moderat-kiri.

“Ada polarisasi parlemen di Eropa yang merupakan semacam representasi dari situasi politik benua tersebut secara keseluruhan,” ujar kepala strategi mata uang di Mizuho Securities, Masafumi Yamamoto. “Itu akan secara luas negatif untuk euro dan berita tentang kemungkinan langkah-langkah disipliner terhadap Italia atas utang nasionalnya juga berpotensi mata uang tunggal, meskipun reaksi pasar terbatas karena libur di AS dan Inggris.”

Sementara itu, melawan yen Jepang, greenback turun di level 109,52, sekitar 0,5% di atas posisi terendah tiga bulan di 109,02 yen pada tiga minggu lalu. Kenaikan dolar AS terhadap mata uang Negeri Sakura terbatas karena Presiden berusaha menekan Jepang untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi surplus perdagangan dengan terbesar di dunia itu.

Loading...