Selasa Sore, Rebound Dolar Bikin Rupiah Merah

Rupiah - publiksatu.comRupiah - publiksatu.com

Rebound yang dialami AS seiring dengan buruknya kinerja pound sterling karena pengunduran diri dua menteri Inggris membuat harus rela berbalik pada Selasa (10/7) sore. Menurut catatan Index pukul 15.37 WIB, Garuda mengalami pelemahan sebesar 37 poin atau 0,26% menuju level Rp14.367 per dolar AS.

Sebelumnya, rupiah sempat ditutup menguat 45 poin atau 0,31% di posisi Rp14.330 per dolar AS pada akhir perdagangan Senin (9/7) kemarin. Tren positif mata uang NKRI berlanjut pagi tadi dengan dibuka naik 12 poin atau 0,08% ke level Rp14.318 per dolar AS. Sayangnya, setelah itu, spot gagal mempertahankan keunggulan sehingga harus terjun ke area merah.

Dari , indeks dolar AS bangkit pada hari Selasa, sedangkan mata uang pound sterling harus bergerak lebih rendah setelah mundurnya dua menteri Inggris menimbulkan kekhawatiran terkait rencana Brexit. Mata uang Paman Sam terpantau naik 0,057 poin atau 0,06% ke level 94,134 pada pukul 11.15 WIB, sedangkan pound sterling berada di posisi 1,3248 dolar AS, setelah jatuh ke level terendah 1,3189 dolar AS pada hari Senin.

Dilansir Reuters, Menteri Luar Negeri, Boris Johnson, mengundurkan diri dari posisinya pada hari Senin, hanya beberapa jam setelah pengunduran diri Sekretaris Brexit, David Davis, Minggu (8/7) malam. Jika pengunduran diri Davis mengguncang Perdana Menteri Theresa May, maka kepergian Johnson disebut mengguncang pondasi pemerintahan.

“Pemikiran saat ini adalah bahwa PM May akan memenangkan suara kepercayaan ,” ujar kepala strategi mata uang BNY Mellon yang berbasis di London, Simon Derrick. “Namun, anggota parlemen konservatif garis keras lebih mungkin untuk abstain atau bahkan memilih menentangnya dalam mosi tidak percaya di parlemen.”

Sementara itu, Bank Indonesia siang tadi mematok berada di posisi Rp14.326 per dolar AS, menguat tipis 6 poin atau 0,04% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.332 per dolar AS. Di saat yang hampir bersamaan, mayoritas mata uang Asia tidak berdaya versus , dengan pelemahan terdalam sebesar 0,32% dialami won Korea Selatan.

Loading...