Selasa Pagi, Rupiah Dibuka Melemah Super Tipis

Rupiah - bisnis.comRupiah - bisnis.com

JAKARTA – terpantau melemah sangat tipis pada pembukaan perdagangan Selasa (4/5) pagi. Menurut Bloomberg Index pukul 09.00 WIB, mata uang Garuda mengawali dengan melemah hanya 1 poin atau 0,01% ke level Rp14.451 per . Sebelumnya, spot ditutup terdepresiasi 5 poin atau 0,03% di posisi Rp14.450 per pada Senin (3/5) kemarin.

eksternal yang memengaruhi pergerakan rupiah adalah pertemuan dan rilis AS,” ujar Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim. “ AS berpegang teguh pada kenaikan baru-baru ini, karena berhati-hati di awal minggu yang dijejali dengan pertemuan bank sentral dan ekonomi AS, mencari petunjuk tentang prospek inflasi dan tanggapan pembuat kebijakan.”

Ia melanjutkan, ada sedikit drama global yang bisa dicerna pasar selama akhir pekan. Menteri Keuangan AS, Janet Yellen mengatakan bahwa tidak ada dampak inflasi dari rencana pengeluaran pemerintah, karena pengeluaran baru untuk keluarga dan infrastruktur akan tersebar selama bertahun-tahun. Kemudian, belanja konsumen AS rebound pada Maret 2021 karena rumah tangga menerima tambahan uang bantuan Covid-19 dari pemerintah.

Sementara itu, analis pasar uang Bank Mandiri, Reny Eka Putri, menuturkan bahwa selama seminggu terakhir, sebenarnya ada ruang penguatan untuk rupiah. Meski demikian, diperkirakan kembali melemah karena investor sedang wait and see jelang rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2021 pada Rabu (5/5) esok.

“Dari sisi eksternal, perkembangan kasus Covid-19 di negara lain memberikan ekspektasi kekhawatiran pemulihan ekonomi secara global,” kata Reny, seperti dikutip dari Kontan. “Jadi, karena adanya peningkatan kasus di beberapa negara dan kekhawatiran terhadap second wave, kemungkinan pemulihan ekonomi dunia akan sedikit terlambat.”

Analisis CNBC Indonesia menguraikan bahwa pelemahan dolar AS pada pagi ini, imbas penurunan yield obligasi pemerintah AS, seharusnya bisa dimanfaatkan rupiah untuk melakukan ‘balas dendam’. Jika mata uang Negeri Paman Sam terus tertekan, peluang penguatan rupiah terbuka lebar. Hari ini, pemerintah pun akan menggelar lelang obligasi syariah alias sukuk.

Loading...