Berusaha Bangkit, Rupiah Dibuka Menguat 70 Poin

Rupiah - en.tempo.coRupiah - en.tempo.co

JAKARTA – Rupiah mencoba bangkit dari keterpurukan ketika membuka perdagangan Selasa (24/3) ini. Menurut paparan Index, Garuda mengawali dengan menguat 70 poin atau 0,42% ke level Rp16.505 per AS. Kemudian, spot kembali naik 84 poin atau 0,51% ke posisi Rp16.491 per AS pada pukul 08.45 WIB.

Penguatan rupiah terjadi ketika sejumlah mata uang di Benua Asia juga mengalami rebound. Kurs dolar Hong Kong misalnya, terpantau naik tipis 0,02%, won Korea Selatan melonjak 0,65%, sedangkan yuan China mengalami apresiasi 0,07%. Namun, rupee India harus melorot 1,46% imbas kebijakan lockdown yang diterapkan setempat.

Sebelumnya, pada perdagangan Senin (23/3) kemarin, rupiah harus berakhir merosot 615 poin atau 3,85% di posisi Rp16.575 per dolar AS. Penurunan tersebut menjadi yang paling lemah di antara mata uang Benua Kuning. Selain itu, pelemahan tersebut juga menjadi depresiasi paling tajam rupiah sejak krisis keuangan 1998 atau 22 tahun silam.

“Untuk saat ini, rupiah sangat berpotensi hingga ke level Rp17.000 per dolar AS mengikuti perkembangan penyebaran atau Covid-19 yang dalam waktu dekat tampaknya belum akan mereda,” tutur Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim, dilansir . “Untuk perdagangan Selasa ini, rupiah kemungkinan bergulir di kisaran Rp16.520 hingga Rp16.900 per dolar AS.”

Sementara itu, ekonom Bank Mandiri, Reny Eka Putri, dikutip Kontan, mengatakan bahwa saat ini banyak orang lebih percaya diri memegang uang tunai. Tak heran jika kemudian indeks dolar AS naik lagi ke level 103. Permintaan terhadap greenback juga tengah naik karena kebutuhan untuk membayar utang valas. “Wabah virus corona dan kenaikan permintaan dolar AS membuat rupiah terus berada dalam tren negatif,” ujarnya.

Hampir senada, analis Monex Investindo Futures, Faisyal, menuturkan bahwa corona akan membuat melambat. Apalagi sejumlah perusahaan sudah meliburkan pekerjanya sehingga bisa menekan aktivitas . Menurutnya, rupiah akan menguat jika ada perkembangan positif atas penanggulangan virus corona.

Loading...