Selasa Pagi: Kurs Dolar Menguat, Rupiah di Level Rp13.900

Rupiah - www.moneysmart.idRupiah - www.moneysmart.id

Rupiah diperdagangkan di level Rp13.930 per dolar AS pada Selasa (12/6) pagi menurut laporan The Wall Street Journal, ketika keuangan sedang libur Lebaran. Sementara, menurut dari Index, Garuda masih tetap di posisi Rp13.932 per dolar AS, sedangkan catatan CNBC dan Yahoo Finance menunjukkan spot berada di level Rp13.925 per dolar AS.

Sejumlah analis menuturkan, rupiah berpotensi melemah setelah libur Lebaran usai, salah satu alasannya karena The Fed bakal menaikkan acuan dalam rapat mereka yang berakhir Kamis (14/6) pagi WIB. Para analis yang disurvei Bloomberg mengatakan bahwa probabilitas Federal Reserve untuk menaikkan dalam rapat kali ini mencapai 100%.

“Pelemahan yang dialami rupiah pada pekan lalu seiring dengan pergerakan hampir semua mata uang emerging market, yang memiliki defisit transaksi berjalan,” ujar ekonom Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail, seperti dilansir Kontan. “Jika The Fed menaikkan suku bunga acuan mereka, kurs rupiah akan terkapar ketika pasar kembali buka selepas libur panjang.”

Sementara itu, dari pasar , indeks dolar AS terpantau ditutup menguat tipis 0,073 poin atau 0,08% ke level 93,608 pada Senin (11/6) waktu setempat atau Selasa pagi WIB. Mata uang Paman Sam bergerak rebound ketika pasar menantikan hasil pertemuan Presiden AS, Donald Trump, dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, yang digelar di Singapura pada hari ini.

Kedua pemimpin negara tersebut sudah tiba di Singapura sejak Minggu (10/6) kemarin. Keduanya menginap di hotel terpisah, namun masih sama-sama berada di Orchard Road. Pertemuan itu sendiri akan berlangsung hari ini di Capella Hotel, Pulau Sentosa, Singapura, dan diyakini menjadi salah satu pertemuan bersejarah untuk mencairkan ketegangan kedua negara.

Korean Central News Agency mengatakan bahwa pertemuan ini akan membahas sejumlah isu penting. Pandangan luas dan mendalam soal pembentukan hubungan baru DPRK-AS, isu penetapan mekanisme menjaga perdamaian yang permanen dan awet di Semenanjung, isu mewujudkan denuklirisasi di Semenanjung Korea, serta isu-isu lain yang menjadi perhatian akan dibahas dalam pertemuan puncak ini.

Loading...