Selalu Surplus, Pemerintah Genjot Investasi di Bidang Tekstil

Wonogiri – Pemerintah kian giat memacu investasi di bidang Industri Tekstil dan Tekstil (TPT) karena dinilai memberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan Indonesia. Hal ini nampak jelas saat meresmikan investasi dari PT Nesia Pan Pacific Clothing pada Jumat lalu (22/1).

“Dalam situasi ekonomi dunia tengah mengalami perlambatan, kita harus tetap optimis karena masih banyak peluang-peluang di negara kita yang bisa kita angkat jadi investasi dan lapangan kerja,” ujar Presiden dalam acara peresmian tersebut.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin, industri TPT selama ini lebih diprioritaskan karena memiliki beberapa peran, mulai dari menciptakan lapangan kerja yang luas, memenuhi kebutuhan sandang dalam negeri, hingga menempati fungsi strategis dalam proses industrialisasi.

“Industri TPT merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, mengingat kontribusinya terhadap PDB yang cukup signifikan. Hingga triwulan ke-3 tahun , sektor ini mampu menyumbang 1,17% terhadap PDB,” ucap Menperin Saleh Husin dalam siaran persnya, kemarin (23/1).

Menurut Menperin, Industri TPT yang neraca perdagangannya selalu positif, selama ini menjadi sektor penghasil devisa yang bisa diandalkan. Hingga triwulan III 2015, sektor TPT telah mencatat sebesar USD 3,34 M dengan nilai ekspor mencapai USD 9,27 M dan nilai USD 5,93 M. Industri yang padat karya ini juga mampu menyerap hingga 1,5 juta orang atau sekitar 10,36% jumlah di seluruh sektor industri.

PT Nesia Pan Pacific Clothing sendiri merupakan perusahaan PMA asal dengan induk perusahaannya Pan-Pacific Co. Perusahaan yang didirikan di Wonogiri, Jawa Tengah ini telah merealisasikan investasi senilai USD 14,5 juta hingga akhir 2015 dan menambah investasi senilai sama di tahun 2016 ini. Di tahun 2017 mendatang, PT Nesia Pan Pacific Clothing berencana menambah nilai investasinya senilai USD 31 juta untuk 3 pabrik. PT Nesia Pan Pacific Clothing yang memilik kualifikasi internasional ini telah bekerjasama dengan sejumlah brand konveksi kenamaan seperti H&M, Gap, Old Navy, Target, dan Tommy & Columbia.

Loading...