Sekilas Mirip Buah Cermai, Harga Buah Dewandaru Dijual Di Kisaran Rp 55.000-70.000

Buah Dewandaru - (Sumber: tokopedia.com)Buah Dewandaru - (Sumber: tokopedia.com)

Dewandaru atau Eugenia Uniflora merupakan perdu yang secara tahunan dengan tinggi lebih dari 5 meter. Tanaman ini memiliki bunga berbentuk tunggal berkelamin dua dengan pelindung berwarna hijau. Eugenia uniflora berupa berwarna merah dan berbiji kecil berwarna cokelat. Sekilas, buahnya mirip cermai, hanya saja ukurannya lebih besar, yaitu berdiameter kurang lebih 1,5-2 cm.

Di pasaran, Anda dapat menemukan Buah Dewandaru dijual dengan Rp 55.000-70.000. Buah ini dianggap memiliki khasiat, antara lain sebagai sumber antioksidan, untuk obat diare, mengurangi rasa sakit/anestesi.

Nama Dewandaru konon mengandung arti Pembawa Wahyu Dewa dalam terminologi Jawa. Pohon dari buah ini lebih banyak diyakini memiliki khasiat mistis dan nilai kesaktian bagi sebagian di . Pohon Dewandaru sering disebut juga Cereme Asam, Asam Selong dan Belimbing Londo.

Apabila Anda sedang berkunjung ke Gunung Kawi, Malang, di sekitar pesarean (makam) tempat tersebut terdapat pohon Dewandaru yang dipercaya dapat memudahkan mencari rezeki. Sebagian orang percaya bahwa pohon tersebut dapat mempermudah jalan pesugihan atau mencari kekayaan.

Rumor yang beredar, apabila pengunjung kejatuhan daun, ranting atau buah pohon Dewandaru, maka akan dipermudah jalan rezekinya. Menurut Sekretaris Yayasan Gunung Kawi, Hari Priatin Aji, hal tersebut tergantung kepercayaan masing-masing.

“Percaya nggak percaya itu semua kembali ke diri kita sendiri, jangankan daunnya bahkan jika kita tertimpa pohonnya kalau gak kerja keras mau dapat rezeki dari mana,” ujar Aji.

Ia menambahkan, banyak orang datang untuk bersemedi di bawah pohon Dewandaru tersebut, mulai dari beberapa menit hingga ada yang berbulan-bulan lamanya. “Banyak yang datang ke sini untuk ziarah, sekadar main, atau duduk di bawah pohon ini,” kata Ponimin, salah satu penjaga di Gunung Kawi.

Wisata ke Gunung Kawi dibuka setiap hari. Untuk masuk ke makam, hanya dibuka pukul 07.00 – 11.00 WIB dan pukul 14.00-15.00 WIB. “Di sini ramai kalau ada hari besar seperti Hari Kemerdakaan, Imlek, Natal dan hari-hari libur,” tambah Ponimin.

Asal usul pohon Dewandaru di pesarean Gunung Kawi ini sendiri masih simpang siur, ada yang mengatakan pohon ini adalah tongkat R.M Iman Soedjono yang ditancapkan hingga menjadi pohon. Tetapi, ada pula yang mengatakan bahwa pohon ini sengaja ditanam agar masyarakat di kawasan Gunung Kawi bisa hidup sejahtera. Terlepas dari mana asal usul pohon ini yang jelas memiliki usia yang sangat tua hingga ratusan tahun.

Bagi Anda yang tertarik ingin memiliki pohon Dewandaru di pekarangan rumah, dapat membeli bibitnya, baik secara offline maupun online. Harga bibitnya dijual mulai Rp 28.000-70.000.

 

Loading...