Sejalan Dengan Program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), Biaya Ganti Kartu ATM BCA Gratis

biaya, ganti, kartu, ATM, BCA, debit, nasabah, keuntungan, gratis, GPN, gerbang, pembayaran, nasional, lama, baru, kredit, di, Indonesia, luar, negeri, transaksi, toko, chip, teknologi, aman, pita, magneticIlustrasi Kartu Paspot BCA Gold (twitter: @halobca)

Penggantian kartu tidak hanya terjadi pada saat kartu tersebut hilang atau tertelan saja. Kini, sejalan dengan Gerbang Pembayaran Nasional (), nasabah diminta untuk mengganti lama mereka dengan yang baru. yang baru dilengkapi dengan chip khusus.

Salah satu bank yang melayani penggantian kartu ATM baru dengan chip adalah BCA (). Menurut ketentuan Bank Indonesia (BI), kartu ATM yang sebelumnya menggunakan pita magnetic (magnetic stripe) harus sudah diganti dengan kartu yang dilengkapi chip sebelum tahun 2021.

PT Bank Central Asia (BCA) Tbk memiliki kartu debit yang beredar sekitar 15,5 juta. Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, dari jumlah tersebut baru sekitar 3 juta kartu yang sudah dilengkapi oleh chip. “Yang belum ada chip 12 juta kartu,” ujar Jahja.

Oleh sebab itu, BCA terus mendorong nasabah eksisting untuk mengganti kartu debitnya dengan kartu debit baru yang dilengkapi chip. Caranya pun mudah, yakni nasabah cukup datang ke kantor cabang dengan membawa kartu debit lamanya.

Selain itu, di beberapa kantor cabang besar BCA juga disediakan mesin CS Otomatis yaitu nasabah cukup memasukkan kartu lamanya ke dalam mesin, melakukan verifikasi data, foto dengan kamera yang ada pada mesin, tanda tangan melalui pena grafis, kemudian kartu baru akan muncul dan langsung diterima nasabah. Kemudian, nasabah akan memperoleh kartu baru yang telah dilengkapi chip.

Jahja menyatakan, penggantian kartu debit tersebut tidak dipungut sama sekali alias gratis. “Kami memang tidak mengenakan sama sekali untuk penggantian kartu,” ujarnya.

Ia bahkan mengungkapkan, BCA merupakan bank yang tidak mengenakan biaya untuk penggantian kartu debit. Padahal, harga sekeping kartu yang digunakan sebagai kartu debit adalah sekitar 2 dollar AS atau setara sekitar Rp 28.000. Jahja menuturkan bahwa bukan tanpa alasan kartu debit yang dilengkapi pita magnetik harus diganti dengan chip. Pasalnya, chip lebih aman, sehingga data dan nasabah pun dapat tersimpan dengan baik.

Nasabah yang telah mengganti menjadi kartu ATM GPN akan mendapat keuntungan. Hal itu disampaikan oleh Vice President Semarang Consumer Card Functional Branch BCA, Budi Rahardjo, semisal bagi toko yang sebelumnya transaksi visa master 2% dengan adanya GPN ini bisa turun menjadi 1% dan itu menguntungkan toko.

“Segmen nasabah kan ada yang sering bepergian ke luar negeri dan ada juga yang hanya di Indonesia saja. Kalau yang sering menggunakan kartu ATM di Indonesia baik transfer ke bank lain dan sebagainya kami menyarankan untuk menggunakan kartu GPN ini,” ujar Budi.

Ia menjelaskan bahwa nasabah yang transaksinya lebih sering ke luar negeri tidak bisa menggunakan GPN karena kartu itu hanya berlaku di Indonesia saja. Untuk transaksi di luar negeri, bisa memakai kartu debit master card atau kartu kredit BCA.

Loading...