Segera Urus Bea Balik Nama Motor, Ini Besaran Biayanya

Pemilik motor “second hand” memang lebih baik segera mengganti nama orang lain yang tertera di BPKB dan STNK kendaraannya dengan nama sendiri. Pasalnya, jika tidak melakukan balik nama, tentunya akan menyulitkan pemilik motor di kemudian harinya, terutama ketika mengurus perpanjangan STNK.

Untuk proses balik nama , ada dua macam yang dikenakan yaitu dan biaya di luar . Biaya mencakup BBN-KB (Bea Balik Kendaraan Bermotor), PKB ( Kendaraan Bermotor), SWDKLJJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan), biaya STNK, dan biaya TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor).

Misalnya, jika PKB yang tercantum di STNK sebesar Rp450.000, maka BBN-KB adalah sebesar 2/3 x PKB (Rp450.000) = Rp300.000. Dengan SWDKLJJ motor sebesar Rp35.000 dan biaya administrasi STNK Rp50.000, maka total perkiraan biaya pajak balik nama sekaligus perpanjangan STNK adalah sebesar Rp835.000, di luar denda jika ada keterlambatan.

Sementara, biaya yang dikeluarkan di luar biaya pajak yang tercantum di STNK antara lain, pengesahan hasil cek fisik sebesar Rp30.000, pendaftaran balik nama STNK Rp30.000, dan pendaftaran balik nama BPKB sebesar Rp80.000. Jadi, total biaya yang dikeluarkan di luar pajak berkisar Rp140.000.

Adapun -dokumen yang diperlukan untuk mengurus balik nama sepeda motor, antara lain STNK asli, fotokopi STNK, BPKB asli, fotokopi BPKB, kwitansi dengan materai Rp6.000, serta fotokopi KTP. Sementara, proses pengurusan balik nama kurang lebih seminggu lamanya.

Loading...