Sediakan SMP dan SMA Tahfidz Berasrama, Ini Biaya Masuk Pesantren Al Wafa Bekasi

Pesantren Al Wafa Bekasi - pesantrenalwafasetu.blogspot.co.idPesantren Al Wafa Bekasi - pesantrenalwafasetu.blogspot.co.id

Al Wafa Bekasi merupakan salah satu yang menawarkan jenjang setara SMP dan SMA Tahfidz berasrama (boarding school). Ponpes Al Wafa Bekasi mengusung pendidikan yang menekankan keseimbangan hard skill dan soft skill untuk mempersiapkan para agar menjadi manusia seutuhnya yang mandiri dan bermanfaat di lingkungannya. Untuk tahun 2018 ini, Pesantren Al Wafa Bekasi yang berlokasi di Setu, Kabupaten Bekasi membuka siswa baru.

Sayangnya informasi yang dijabarkan di website resminya hanya penerimaan santri baru untuk SMA Tahfidz Al Wafa. Calon santri yang ingin mendaftar SMA di Ponpes Al Wafa Bekasi diharuskan membeli formulir seharga Rp 300 ribu dan dikenai biaya SPP sebesar Rp 900 ribu per bulan. Saat masuk pertama kali total dana yang dikeluarkan mencapai Rp 6,9 juta yang mencakup pangkal, SPP 1 bulan, buku dan seragam, serta sumbangan pembangunan (sesuai kemampuan).

Sedangkan untuk jenjang SMP tahun lalu pada pendaftaran Gelombang I dikenai total biaya mencapai Rp 8.425.000 dan untuk pendaftar di Gelombang II biayanya terpaut lebih mahal, yakni Rp 9.425.000. Biaya tersebut meliputi sumbangan pembangunan, wakaf sarana (ranjang, kasur, bantal satu pasang, lemari, pakaian seragam dua setel), serta perawatan sarana prasarana. Sementara itu untuk SPP dikenai antara Rp 850-900 ribu, sudah termasuk uang makan santri.

Selain di Setu, Bekasi, Al Wafa juga memiliki pondok pesantren yatim yang berlokasi di Bogor serta Bandung, Jawa Barat. Khusus untuk calon santri dan santriwati yatim yang mendaftar di sana tidak akan dikenai biaya pendidikan sama sekali, alias gratis. Uniknya, di Pesantren Al Wafa Bandung juga mengadakan kegiatan muhadlarah secara rutin untuk mengembangkan kemampuan santri dalam berbicara di depan umum.

“(Muhadlarah) ini adalah suatu wadah meningkatkan potensi dan suatu wadah untuk keberanian,” kata Ketua Santri Pesantren Al Wafa Aceng Kosim, seperti dilansir NU. Program rutin tersebut memberi kesempatan pada santri untuk mengembangkan potensinya, baik sebagai pembawa acara, penceramah, pembaca puisi, dan sebagainya.

Loading...